Kuatkan Kompetensi ASN, Ratusan Guru di Kota Malang Ikuti Sosialisasi Jabatan Fungsional

Oct 21, 2021 12:55
Wali Kota Malang Sutiaji saat hadir di acara Sosialisasi Jabatan Fungsional ASN Kota Malang (Foto: Humas Pemkot Malang)
Wali Kota Malang Sutiaji saat hadir di acara Sosialisasi Jabatan Fungsional ASN Kota Malang (Foto: Humas Pemkot Malang)

JATIMTIMES - Keberadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi perhatian lebih Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Hal ini karena, ASN yang menjadi pelayanan bagi masyarakat harus memiliki pengetahuan serta wawasan yang luas, salah satunya tenaga pendidik.

Karena itu, sebanyak 150 pejabat fungsional di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang yang terdiri dari pejabat pengelola administrasi kepegawaian dan pejabat fungsional, khususnya guru dari berbagai unsur mengikuti sosialisasi Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Malang, Kamis (21/10/2021).

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, para ASN perlu pemahaman terkait jabatan fungsional, khususnya guru secara lebih terperinci. Sehingga mampu mendorong keahlian dan keterampilan para ASN sebagai tenaga pendidik.

Terlebih, manajemen ASN dinilai berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja. Sehingga, mereka kedepannya mampu memberikan inovasi-inovasi pembelajaran bagi siswa-siswinya.

"Jadi ASN harus memiliki prestasi. Salah satunya, memberikan inovasi pembelajaran, karya tulis, mengikuti seminar. Goal-nya adalah inovasi-inovasi pembelajaran yang nantinya untuk perbaikan dan menunjang terhadap kegiatan belajar mengajarnya," kata Sutiaji.

Melalui sosialisasi ini, sebagai sarana pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM), sehingga berbuah pula pada peningkatan kualitas para ASN. Dengan begitu, jenjang karir para tenaga pendidik sebagai ASN jabatan fungsional di Kota Malang meningkat.

“Outputnya harus terukur, agar nanti jenjang karier mereka bisa naik semua. Tapi tetap bergantung dengan mereka masing-masing. Mereka sudah diberikan arahan dan fasilitasi dari kami. Ini yang harus dipenuhi. Kalau kesulitan, nanti bisa diberikan dampingan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang, Totok Kasianto menambahkan, jika melalui sosialisasi ini diharapkan dapat menunjang pengembangan karier para ASN untuk lebih baik ke depannya.

"Besar harapan kami pengetahuan dari para peserta dapat diteruskan baik ke pimpinan maupun rekan sejawat, agar pengembangan karier bisa berjalan dengan baik," ungkapnya. 

Topik
kematian anakKota MalangWali Kota Malang SutiajiBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru