Pelemparan Bus Arema FC Diduga Bonek, Manajemen Persebaya Minta Maaf

Oct 21, 2021 11:32
Kaca bus Arema FC yang pecah dibagian depan (foto: istimewa)
Kaca bus Arema FC yang pecah dibagian depan (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Manajemen Persebaya Surabaya angkat bicara terkait bus Arema FC yang dilempar oknum tidak bertanggung jawab hingga mengakibatkan kaca bus pecah di bagian samping dan depan.

Asisten Manager Persebaya Alex Tualeka mengatakan, bahwa dalam hal ini pihaknya meminta maaf atas ulah oknum yang tidak bertanggung jawab yang melempar bus Arema FC di salah satu hotel di Yogjakarta.

“Atas nama official Persebaya, kami mohon maaf untuk official Arema atas tindakan oknum suporter yang tidak bertanggung jawab terhadap bus oficial Arema,” ucap Alex Tualeka melalui pesan WhatsApp, Kamis (21/10/2021).

Menurut Alex, kejadian itu sangat mencoreng nama Persebaya. Sebab, beberapa terduga pelaku pelemparan mengenakan kaos bertuliskan Bonek.

“Sungguh, kejadian itu sangat mencoreng nama baik Persebaya dan melanggar nilai-nilai dasar sepak bola yang menjujung tinggi semangat respect, sportivitas dan fairplay,” sesal Alex.

Oleh karena itu, manajemen Persebaya menyerahkan secara penuh peristiwa tersebut kepada pihak berwajib. Karena kejadian yang membuat sebagian kaca bus Arema FC pecah itu membuat malu nama Bajul Ijo.

“Bagi kami kejadian itu adalah kriminal murni dan vandalisme. Harus diberikan efek jera. Karena kejadian serupa tidak hanya bisa menimpa Arema, tapi juga Persebaya, atau tim lainnya. Silahkan usut tuntas dan tangkap aktor intelektualnya,” tegas Alex.

Untuk meredam suasana yang saat ini sedang panas, Alex berharap tidak ada kejadian serupa yang menimpa tim lain. Sebab, saat ini kompetisi sepak bola di tanah air sedang dalam fase berkembang setelah sebelumnya harus berhenti karena Covid-19.

“Kalau saja bus Persebaya yang dirusak, pasti teman-teman Bonek juga tidak terima bus pemain yang mereka banggakan dirusak, begitu juga sebaliknya. Kami berharap kejadian di Yogjakarta cukup sampai di situ, dan tidak ada aksi saling membalas yang berpotensi memperkeruh situasi. Mari saling bergandeng tangan untuk selamatkan sepak bola Indonesia,” tandas Alex.

Topik
manager persebayakasus ganja di sumenepArema FC

Berita Lainnya

Berita

Terbaru