Dongkrak Sektor Pariwisata di Dusun Precet, KKNT Unikama Kembangkan Lokasi Hutan Pinus

Oct 20, 2021 11:36
Hutan Pinus di Dusun Precet yang dikembangkan menjadi lokasi wisata (Ist)
Hutan Pinus di Dusun Precet yang dikembangkan menjadi lokasi wisata (Ist)

JATIMTIMES  -  Melalui Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT), mahasiswa Prodi Manajemen Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat, khususnya di sektor pengembangan pariwisata. Hal itu dilakukan mahasiswa Unikama di Dusun Precet, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang

Didik Marianto, salah satu mahasiswa KKNT Unikama menjelaskan, bahwa awal tercetus ide dalam pengembangan wisata hutan pinus adalah kala para mahasiswa mendatangi lokasi tersebut. Saat itu, dilihat kondisi hutan pinus kurang  terawat, padahal lokasi tersebut menyimpan potensi besar sebagai kawasan wisata. 

1

Dari situ, KKNT Unikama menindaklanjuti program tersebut dengan mengajak pemuda karang taruna setempat untuk segera bergerak mengembangkan hutan pinus yang ada di Dusun Precet menjadi lokasi wisata. Tentunya, dalam upaya menghidupkan lokasi itu, juga berkoordinasi dengan pihak lain seperti Pemerintah Desa Sumbersuko hingga pihak Perhutani.

 "Semenjak Pandemi Covid-19, Hutan Pinus Precet seakan mati suri, karena penutupan tempat wisata sehingga berdampak pada fasilitas-fasilitas yang tidak terawat, “ ujarnya.

2

Dalam kontribusinya, mahasiswa KKNT Unikama memberikan ide-ide kreatif dan inovatif. Hal itu diharapkan mampu menumbuhkan daya tarik wisatawan untuk datang ke Hutan Pinus

"Jika dikelola dengan baik, dapat memberikan dampak positif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar," terangnya.

Kepala Desa Subkhan didampingi Tiarno Kepala Dusun Precet sangat mendukung konsep-konsep yang dipresentasikan oleh mahasiswa KKNT. Presentasi tersebut meliputi pemetaan lahan, penyusunan ulang denah lokasi, penataan area bermain dan spot foto, membuat bank sampah berbasis wisata.

3

"Ini juga bisa sebagai sarana edukasi agar wisatawan yang datang ke Hutan Pinus turut serta menjaga kelestarian lingkungan," tuturnya.

Candra Wahyu Hidayat, SE., MM, selaku Dosen Pendamping Lapangan (DPL) berharap, nantinya akan ada upaya dari mahasiswa KKNT agar tetap menjaga komunikasi dengan Pemerintah Desa Sumbersuko. Hal ini harus dilakukan dalam hal pengembangan berupa ide-ide inovatif.

"Ini tentunya agar masyarakat sekitar menjadi lebih peka terhadap potensi-potensi yang mereka miliki," pungkasnya.

Topik
universitas pgri kanjuruhan malang unikamapen lumajangWisata Hutan Pinus

Berita Lainnya

Berita

Terbaru