Kota Malang Bakal Kembangkan Kampung Tematik Baru, Perbanyak Destinasi Wisata

Oct 19, 2021 16:14
Pelatihan pembuatan kampung tematik di Kecamatan Blimbing (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Pelatihan pembuatan kampung tematik di Kecamatan Blimbing (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Puluhan kader lingkungan di Kecamatan Blimbing menggelar pertemuan untuk membahas rencana adanya kampung tematik. Pertemuan itu dilakukan di Kantor Kecamatan Blimbing, Selasa (19/10/2021).

Dalam kegiatan ini, hadir ketua kader lingkungan Kota Malang Wasto, Camat Blimbing Aryadi Wardoyo dan ketua kader lingkungan Kecamatan Blimbing Faridudin Alfazari.

Seperti diketahui, di Kecamatan Blimbing sendiri sudah ada beberapa kampung tematik yang saat ini juga menjadi destinasi wisata. Diantaranya adalah, Kampung Warna-Warni Jodipan hingga kampung Glintung Go green.

Dengan adanya beberapa tempat itu, muncul gagasan akan dibentuk lagi kampung tematik agar nantinya Kota Malang semakin hijau dengan kesadaran masyarakat yang ditumbuhkan mulai dari RT.

Pembina Kader Lingkungan (Kaderling) Kota Malang, Wasto mengatakan bahwa berawal dari beberapa kampung tematik yang sudah sukses dan menjadi destinasi wisata, pihaknya saat ini ingin terus meningkatkan perekonomian tingkat lokal skala RW. Bagaimana caranya? Dengan mengajak membentuk kampung tematik yang baru.

“Sehingga ibu-ibunya, masyarakatnya itu menjadi mendapat tambahan pendapatan karena daerahnya atau RW nya menjadi destinasi wisata kampung tematik,” kata Wasto kepada MalangTIMES.

Dijelaskan Wasto, saat ini kaderling sudah memiliki website. Hal itu untuk menghimpun beberapa gagasan terkait potensi kampung tematik yang ada di Kota Malang.

“Supaya diversifikasi jenis kampung Tematik itu bisa beragam, menyebar dan banyak variasinya, maka masing-masing kader lingkungan di kelurahan kita bekali perencanaan kampung tematik,” ungkap Wasto.

Pembina Kader Lingkungan Kota Malang, Wasto secara simbolis memberikan kaos kaderling kepada Camat Blimbing Aryadi Wardoyo (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

Sementara itu, Ketua Kaderling Kecamatan Blimbing Faridudin Alfazari menyebut bahwa kampung tematik adalah bagian strategi untuk bisa membuat suatu wilayah menjadi menyenangkan. Sehingga dengan tematik berarti ada perencanaan yang diharapkan bisa dilakukan masyarakat sesuai dengan rencananya.

“Kejadian-kejadian yang lampau itu dengan adanya kampung tematik menjadikan peningkatan cara hidup masyarakat bertambah,” ucap Faridudin.

“Kampung tematik diharapkan bisa membawa suatu masyarakat mengerti tentang wilayahnya dan bisa memunculkan kearifan lokal terutama tentang kearifan sosial, kearifan ekonominya termasuk bagaimana mengangkat UMKM dibidang kulinernya,” imbuh Faridudin.

Disinggung mengenai bagaimana rencana adanya kampung tematik baru di wilayah Kecamatan Blimbing, Faridudin menjelaskan bahwa ampir seluruh wilayah terutama di Kecamatan Blimbing memiliki keunikan yang berbeda. Bahkan setiap kelurahan terutama di RW memiliki space, gaya, kontur lokasi yang berbeda.

“Oke Kampung Glintung punya seperti itu, Kampung Warna-Warni punya seperti itu tapi masih banyak yang lebih menarik yang bisa dijadikan sebuah project kedepan untuk menjadikan suatu tematik kampung yang disitu lengkap. Maksudnya lengkap secara struktur ekonominya, lengkap secara sosial nya, lengkap secara pemasarannya dan lengkap pula disitu edukasinya,” jelas Faridudin.

Mengenai pembahasan kampung tematik apakah sudah diusulkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Faridudin mengaku mulai saat ini adalah kesempatan yang akan diambil. Karena biasanya pra-musrenbang itu dimulai bulan Desember.

“Maka saat ini kader lingkungan Kecamatan Blimbing bersiap-siap untuk memberikan usulan dan masukan kepada pemangku wilayah baik itu tingkat kelurahan maupun kecamatan untuk bisa dimasukkan kedalam musrenbang. Sehingga kedepannya kita bisa menyiapkan semua wilayah terutama di Kecamatan Blimbing untuk bisa ikut andil didalam memperbaiki lingkungannya dan mendukung wilayah Pemerintah Kota Malang dalam mempersiapkan wilayah Kota Malang layak untuk dihuni,” tutur Faridudin.

Topik
kampung tematikDestinasi WisataKota Malangkader lingkungan kota malangBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru