Hujan Lebat di Kota Malang Sebabkan Banjir, BPBD Kota Malang: Hampir Merata

Oct 19, 2021 15:53
Kondisi banjir yang melanda kawasan Jalan Kedawung, Kota Malang hingga setinggi dada orang dewasa, Selasa (19/10/2021). (Foto: Tangkapan layar video)
Kondisi banjir yang melanda kawasan Jalan Kedawung, Kota Malang hingga setinggi dada orang dewasa, Selasa (19/10/2021). (Foto: Tangkapan layar video)

JATIMTIMES - Hujan lebat kembali mengguyur Kota Malang dan menyebabkan beberapa kawasan dan ruas jalan mengalami banjir tinggi.

Setidaknya hujan lebat yang turun pada hari ini Selasa (19/10/2021) sejak pukul 13.30 WIB menyebabkan banjir tinggi. Mulai dari setinggi mata kaki, hingga dada orang dewasa. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang Alie Mulyanto mengatakan, untuk peristiwa banjir terjadi hampir merata di seluruh kawasan yang ada di Kota Malang. 

"Hampir merata (banjir) di sebelah Barat sampai Timur, untuk Selatan yang kurang. Jadi mulai Galunggung, Bareng, Purwantoro, Sawojajar, Kedawung, hampir semua, kecuali daerah Sukun," ungkap Alie kepada JatimTIMES.com, Selasa (19/10/2021). 

Berdasarkan data yang dihimpun oleh JatimTIMES.com, terdapat beberapa kawasan yang mengalami banjir parah. Diantaranya di kawasan Jalan Kedawung yang menyebabkan banjir hingga dada orang dewasa. 

Kemudian di kawasan Jalan Bareng yang mengalami banjir hingga lutut orang dewasa. Lalu kawasan Jalan Galunggung yang menyebabkan air mengenang hingga menutup ban mobil. 

Sepanjang Jalan Letjen Sutoyo dari arah selatan ke utara juga mengalami banjir parah yang disebabkan sungai di sisi sebelah barat meluap tidak dapat menampung air hujan hingga menggenangi jalan yang diperkirakan setinggi lutut orang dewasa.

Selain itu, di Jalan Ikhwan Ridwan Rais di wilayah Kecamatan Klojen, Kota Malang juga mengalami banjir di beberapa ruas gang kecil. Kemudian di daerah Kelurahan Purwantoro mulai dari wilayah RW 5, 7, 8, 17, dan 18 mengalami banjir yang disebabkan sungai meluap karena tidak dapat menampung air hujan. Alhasil terdapat sepeda motor yang mengalami mati mesin karena banjir sempat mengalami tinggi hingga satu meter lebih. 

Namun, sekitar pukul 15.30 WIB di beberapa ruas jalan yang mengalami banjir sudah mulai surut. Salah satunya di Jalan Letjen Sutoyo di ruas jalan sisi barat dari arah selatan ke utara saat ini sudah mulai surut dan petugas BPBD Kota Malang dan Satlantas Polresta Malang Kota mulai melakukan pengaturan lalu lintas di kawasan tersebut. 

Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan bahwa BPBD Kota Malang bersama Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, kerap kali melakukan beberapa pencegahan untuk penanggulangan banjir. 

Mulai dari pengangkatan sampah dan pengurasan sedimen di sungai serta selokan. Kemudian normalisasi yang berkaitan dengan afur dan drainase. Sedangkan untuk pembuatan sumur resapan saat ini sedang dilakukan proses pemasangan. 

"Itu (pembuatan sumur resapan) sedang berlangsung yang dilaksanakan oleh DLH dan DPUPRKP, saat ini sedang berlangsung," ujar Alie.

Sementara itu, dengan telah mulainya hujan yang turun di Kota Malang, pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap waspada dengan kondisi alam saat ini. Mulai dari persiapan jas hujan saat berkendara dan vitamin serta istirahat yang cukup untuk menjaga kondisi tubuh. 

"Kemudian menghindari area-area banjir dan area yang berpotensi menyebabkan bencana, serta jangan membuang sampah sembarangan," pungkas Alie.

Topik
banjir parahHujan LebatKota MalangBPBD Kota MalangBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru