Ibu Buang Bayi di Kecamatan Tumpang Ditetapkan Tersangka, Polisi Pantau Pacar Pelaku

Oct 19, 2021 06:37
Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Donny Bara'langi saat dimintai keterangan wartawan (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Donny Bara'langi saat dimintai keterangan wartawan (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Ibu yang tega membuang bayinya di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang beberapa waktu lalu ditetapkan polisi sebagai tersangka. Perempuan dengan inisial DD ini mengaku malu hamil di luar nikah. Dia juga menyembunyikan kehamilannya dari orang tuanya. Sedangkan pria yang menghamilinya adalah pacarnya masih berada di Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu diungkapkan ketika menjalani pemeriksaan oleh polisi.

“Dia (DD) memang tidak berkenan dengan kehamilannya, karena hasil dari hubungan di luar nikah,” kata Kasat Reskrim Polres Malang AKP Donny Bara'langi.

Sementara itu disinggung mengenai bapak kandung dari bayi malang itu, Donny mendapat informasi dari DD bahwa pacarnya berada di Sumba, NTT. Bahkan pihaknya juga telah mengantongi identitas dari pacar DD. “Bapak dari bayi itu atau pacar DD ini posisinya ada di Sumba,” ucap Donny.

Saat ini, Donny mengaku pihaknya akan terus memantau kondisi kesehatan DD usai melahirkan. Sebab meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya belum menahan DD dengan alasan kesehatan.

“Sudah kami tetapkan tersangka, cuma tidak ditahan karena kondisi kesehatan ibu tersebut tidak memungkinkan untuk ditahan,” ungkap Donny.

Saat ini dijelaskan Donny, DD telah menjalani rawat jalan setelah sebelumnya masuk di RSSA Malang.

Sebelumnya, Polres Malang juga melibatkan Dinsos Kabupaten Malang, psikiater dan instansi terkait untuk memantau kondisi kejiwaan dan kesehatan tersangka. Hal itu untuk kebutuhan penanganan lebih lanjut atas kasus pembuangan bayi.

Sebagai pengingat, pada Rabu (14/10/2021) kurang lebih pada pukul 05.30 WIB, warga Desa Ledoksari, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang melaporkan telah menemukan seorang bayi laki-laki yang berada dekat dengan tumpukan batu bata. Bayi tersebut, ditemukan warga dalam kondisi tidak mengenakan baju, dengan tali pusar yang masih menempel. Bayi langsung dibawa ke Puskesmas Tumpang untuk mendapatkan perawatan.

Topik
kiai abd salamkasus pembuangan bayiPembuang Bayi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru