Gencarkan Vaksinasi Ibu Hamil, Kota Malang sudah Suntik 500 Orang

Oct 18, 2021 19:56
Vaksinasi terhadap ibu hamil yang digelar di Universitas Brawijaya. (Foto: Arifina Cahyanti Firdausi/JatimTIMES)
Vaksinasi terhadap ibu hamil yang digelar di Universitas Brawijaya. (Foto: Arifina Cahyanti Firdausi/JatimTIMES)

JATIMTIMES- Program percepatan vaksinasi yang menyasar ibu hamil terus digeber. Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang terdapat 500 ibu hamil yang telah tervaksin menggunakan jenis Vaksin Covid-19 Sinovac. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan, program vaksinasi ibu hamil sudah dilakukan sejak Bulan Agustus 2021 hingga pertengahan Bulan Oktober 2021 yang terus berjalan secara masif. 

Terkait target batas waktu penyelenggaraan vaksinasi ibu hamil, pihaknya tidak memberikan batas tertentu. Namun, program vaksinasi ibu hamil terus dilakukan demi memperkuat herd immunity atau kekebalan kelompok di Kota Malang. 

"Untuk vaksinasi ibu hamil kita tidak menargetkan waktunya, yang sesuai persyaratan itu ada sekitar 1200-an (ibu hamil) dan yang sudah tervaksin 500 (ibu hamil) itu," ungkap Husnul kepada JatimTIMES.com, Senin (18/10/2021). 

Untuk beberapa syarat utama bagi ibu hamil yang dapat tervaksin yakni bagi seorang ibu yang usia kandungannya minimal 13 minggu dan maksimal 33 minggu. Hitungan usia kandungan tersebut merupakan acuan untuk ibu hamil dapat mendapatkan suntikan Vaksin Covid-19 Sinovac. 

Terkait catatan ibu hamil di awal Bulan Oktober 2021, terdapat 1.515 ibu hamil yang terdata. Namun dari 1.515 ibu hamil tersebut, seiring berjalannya waktu dan setelah melalui tahapan skrining hanya sekitar 1.200 ibu hamil yang sesuai dengan persyaratan. 

Lebih lanjut untuk ibu hamil yang tidak lolos persyaratan disebabkan karena usia kandungan belum mencapai 13 minggu ataupun lebih dari 33 minggu. Lalu hambatan lain terkait mobilisasi ibu hamil yang juga tidak boleh sembarangan. 

Mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang ini menuturkan, untuk pelaksanaan vaksinasi ibu hamil digelar di masing-masing fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) maupun puskesmas di masing-masing wilayah. 

"Kita serahkan ke masing-masing wilayah puskesmas, ibu hamil yang memenuhi syarat bisa melakukan vaksinasi di puskesmas," terang Husnul. 

Program vaksinasi bagi ibu hamil ini juga sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk mencegah terjadinya persebaran Covid-19 dan mengurangi angka kematian ibu hamil akibat Covid-19. Karena berdasarkan catatan Pemkot Malang, angka kematian ibu hamil karena Covid-19 mencapai 27 orang. 

Sebagai informasi, untuk saat ini capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Malang sudah mencapai 92 persen. Kemudian dosis kedua sudah mencapai 60 persen, sedangkan untuk dosis ketiga atau booster yang diperuntukkan bagi tenaga kesehatan sudah mencapai 91,76 persen.

Topik
Vaksinasiibu hamilsurat edaran vaksinasi ibu hamilHusnul Muarif

Berita Lainnya

Berita

Terbaru