Terus Optimalkan Perluasan RTH, 2022 DLH Bakal Hadirkan Taman-Taman Baru

Oct 18, 2021 14:54
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Wahyu Setianto. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Wahyu Setianto. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk mengoptimalkan kawasan ruang terbuka hijau (RTH) terus digencarkan. Inovasi-inovasi dengan menambah atau mempercantik kawasan RTH salah satu yang bakal diprioritaskan tahun 2022 mendatang.

Sederet taman baru direncanakan bakal dihadirkan pada tahun 2022 mendatang. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Wahyu Setianto.

Ada setidaknya tiga  taman yang bakal dimulai pembangunannya  tahun 2022. Yakni, taman yang bakal berada di bawah fly over Kedungkandang, pembenahan taman di sekitar kawasan SMPN 5 Malang, dan pemaksimalan taman di kawasan Balearjosari.

"Tetap, nanti ada pemeliharaan. Juga ada pembangunan taman-taman. Yang sudah ada DED (detail enginering design)-nya insya Allah di 2022 akan kami  bangun," ujar Wahyu.

Anggaran yang dikeluarkan untuk DED beberapa taman tersebut sebesar Rp 2,3 miliar. Langkah ini sebagai salah satu cara untuk penambahan RTH di Kota Malang yang saat ini masih jauh dari target.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, sebuah daerah setidaknya harus memiliki minimal 20 persen RTH publik dan 10 persen untuk RTH privat.

Bentuk RTH sendiri beragam, mulai dari taman, alun-alun, hingga median jalan. Beberapa jenis ini untuk mewadahi fungsi ekologis, estetis, sosial dan ekonomi. Karena itu, beberapa titik area juga terus dilakukan penanaman pohon sebagai upaya memenuhi target tercapainya RTH publik di Kota Malang.

DLH Kota Malang memang berkomitmen untuk terus mempercantik kawasan perkotaan agar tampak asri. Kawasan taman Balearjosari jadi salah satu yang dibidik lantaran selama ini memang dinilai masih perlu perawatan yang lebih dibandingkan taman lainnya.

"Jadi, taman yang selama ini masih kurang perhatian itu juga terus kami lakukan perawatan dan dibenahi," pungkas Wahyu.

Topik
DLH Kota MalangKepala DLH Kota Malang Wahyu Setiantolingkungan kota MalangTertibkam reklame melanggar

Berita Lainnya

Berita

Terbaru