HUT Kota Batu ke-20, Pagelaran Wayang Kulit Lakon Tumuruning Wahyu Sandhang Pangan Digelar Semalam Suntuk

Oct 18, 2021 10:33
Ki Eko Saputro saat memainkan wayangnya dalam Pagelaran Wayang Kulit di Pendapa Rumah Dinas Wali Kota Batu, Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Batu, Kota Batu, Minggu (17/10/2021) malam. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Ki Eko Saputro saat memainkan wayangnya dalam Pagelaran Wayang Kulit di Pendapa Rumah Dinas Wali Kota Batu, Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Batu, Kota Batu, Minggu (17/10/2021) malam. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Pagelaran wayang kulit merupakan pengembangan kebudayaan yang tidak bisa terpisahkan di Kota Batu. Karena itu tidak pernah absen disuguhkan oleh Dinas Pariwisata Kota Batu dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Batu ke-20.

Kali ini pagelaran wayang kulit HUT Kota Batu digelar secara virtual yang berlangsung di Pendapa Rumah Dinas Wali Kota Batu, Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Batu, Kota Batu, Minggu (17/10/2021) malam. Dihadiri oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan sebagainya.

hut-kota-batu-174d535e37734fae2.jpg
Kepala Kejari Kota Batu memberikan gunungan kepada Ki Eko Saputra di Pagelaran Wayang Kulit. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Sebelum pagelaran wayang kulit dimulai, Dewanti menerima lukisan yang cukup besar menggambarkan keindahan gunung Panderman juga aktivitas masyarakat Kota Batu. Setelah menerima lukisan itu, Dewanti memotong tumpeng sebagai rasa syukur Kota Batu telah berusia 20 tahun.

Sebagai tanda dimulainya pagelaran wayang kulit, alunan musik gamelan mulai dimainkan oleh para pengrawit. Sebuah gunungan secara simbolis diberikan dari Dewanti kepada Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batu Supriyanto kepada dalang Ki Eko Sapurto warga Kota Batu.

hut-kota-batu-25b915c57bfd1a010.jpg
Ki Eko Saputro bersiap memulai pagelaran wayang kulit di Pendapa Rumah Dinas Wali Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Kali ini wayang kulit yang digelar dengan lakon Tumuruning Wahyu Sandhang Pangan (Dewi Sri Boyong) yang berlangsung semalam suntuk. Hingga tengah malam pun para undangan yang datang tidak pernah pergi dari tempat duduk mereka. Termasuk Dewanti yang tetap anteng menyaksikan dari tempat duduknya. 

hut-kota-batu-30b7abd51d96b5d21.jpg
Ki Eko Saputro memulai pagelaran wayang kulit di Pendapa Rumah Dinas Wali Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Arief As Siddiq mengatakan, pagelaran wayang kulit merupakan agenda wajib dalam rangkaian HUT Kota Batu setiap tahunnya.

hut-kota-batu-437c37573d9ae499b.jpg
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko memotong tumpeng di Pagelaran Wayang Kulit. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

“Tentu satu wujud daripada aktualisasi kegiatan di sektor pariwisata, wayang kulit bentuk bagian yang tidak terpisahkan dalam pengembangan kebudayaan kota Batu,” ucap Arief.

hut-kota-batu-56395bcaacd069e25.jpg
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menerima buku Pokja Batu di Pendapa Rumah Dinas Wali Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Menurut Arief, pagelaran wayang wajib digelar karena Kota Batu memiliki destinasi alam yakni Gunung Arjuno. “Kota Batu punya destinasi alam Gunung Arjuno yang punya nama lakon wayang, jadi sangat pas,” tambah Arief.

hut-kota-batu-67b4c5db1d92e6587.jpg
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat menyaksikan tarian di Pagelaran Wayang Kulit. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Selain itu kegiatan ini diselenggarakan sesuai dengan rekomendasi Satgas Covid-19 Kota Batu. Di mana seluruh tamu undangan yang hadir diwajibkan swab, harus menunjukkan bukti vaksinasi.

hut-kota-batu-7cc8867b3d5ab05d4.jpg
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat menerima lukisan di Pendapa Rumah Dinas Wali Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

“Di samping itu panitia HUT menyiapkan sarana prasarana protokol kesehatan pengukuran suhu, hand sanitizer, jaga jarak, semua harus menggunakan masker, dan menjamin seluruh yang terlibat aman dan terhindar dari Covid-19,” tutup mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu ini.

Karena digelar dengan protokol kesehatan yang ketat, Dinas Pariwisata Kota Batu juga memberikan penayangan secara virtual. Sebab warga Kota Batu setiap tahunnya sudah menunggu pagelaran ini (ADV).

Topik
Pagelaran wayang kulitKota BatuDinas Pariwisata Kota BatuPendapa Rumah Dinas Wali Kota Batudalang Ki Eko SapurtoDewanti RumpokoPunjul SantosoForum Komunikasi Pimpinan DaerahOrganisasi Perangkat Daerah (OPD)Kepala Dinas Pariwisata Kota BatuArief As Siddiqwisata di kabupaten kediri

Berita Lainnya

Berita

Terbaru