3 Tahun Komunitas Suguh Wanara Konsisten Lakukan Aksi Peduli Lingkungan

Oct 17, 2021 20:16
Komunitas Suguh Wanara saat memberi makan Kera Ekor Panjang.(Foto:Riski Wijaya/MalangTIMES).
Komunitas Suguh Wanara saat memberi makan Kera Ekor Panjang.(Foto:Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Konsisten selama 3 tahun, Komunitas Suguh Wanara lakukan aksi peduli lingkungan. Hal itu dilakukan komunitas ini sejak 2018. Aksi peduli lingkungan tersebut dilakukan dengan memberi makan kera-kera di lokasi sekitar Wisata Wendhit. Karena kera dinilai merupakan salah satu penghuni asli area sekitar Wisata Wendhit.

Aksi tersebut dilakukan setiap minggu. Menurut Koordinator Komunitas Suguh Wanara Teguh Jatmono, aksi yang ia lakukan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan lingkungan. Salah satunya dengan memperhatikan keberlangsungan satwanya. Yakni kera ekor panjang

"Meskipun mungkin (kera ekor panjang) tidak termasuk dalam satwa dilindungi, tapi apa salahnya jika kami berusaha menjaga keberlangsungannya," ujar Jatmono, Minggu (17/10/2021) malam.

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan, salah satu tujuannya agar kera ekor panjang yang menjadi penghuni asli kawasan tersebut tetap dapat merasa aman. Apalagi, juga banyak perubahan yang terjadi di sekitar kawasan tersebut. 

"Beberapa tahun sebelum saat ini kan dulu kawasan itu adalah kawasan hutan yang mungkin lebat. Namun sekarang mungkin karena banyak perkembangan, jadi semakin terkikis," terang Jatmono. 

Untuk itu pemberian makan tersebut, juga dimaksudkan agar kera-kera tersebut merasa sumber makanannya tetap di kawasan tersebut. Sebab hal yang dikahwatirkan adalah jika kera-kera tersebut merasa bahwa sumber makanannya sudah mulai menipis. 

"Di sana kan dekat dengan pemukiman warga. Kalau merasa sumber makanannya habis, yang dikhawatirkan mereka (kera ekor panjang) cari makanan di lingkungan pemukiman. Nanti malah meresahkan, warga juga yang kerepotan," imbuhnya. 

Untuk itu, aksi yang sudah ia lakukan selama kurang lebih 3 tahun itu, diharapkan bisa memicu kepedulian masyarakat untuk mau memperhatikan lingkungan. Paling tidak ada pengkayaan flora di kawasan tersebut. 

"Harapannya ada pengkayaan tanaman. Paling tidak bisa menjadi natural feeding bagi satwa yang ada di sana," pungkas Jatmono. 

Topik
kera ekor panjangkera di wisata wendhitgowes religi sarungan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru