Peduli Generasi Penghafal Alquran, Ini yang Dilakukan Wabup Malang Didik

Oct 17, 2021 18:33
Wabup Malang Didik Gatot Subroto.(Foto:Riski Wijaya/MalangTIMES).
Wabup Malang Didik Gatot Subroto.(Foto:Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto menilai, keberadaan pondok pesantren (ponpes) sejauh ini menjadi bagian yang memang harus diperhatikan oleh Pemerintah. Salah satunya, bagi ponpes-ponpes yang memiliki peran untuk mencetak hafidz dan hafidzah atau penghafal Alquran. 

Pasalnya menurut Didik, hafidz dan hafidzah ini adalah sekelompok orang yang pintar. Bahkan, politisi PDI Perjuangan ini, menyebut para hafidz dan hafidzah ini tergolong orang yang jenius. Karena mampu menghafalkan Alquran, lengkap 30 juz. 

Didik juga berharap bisa memberikan insentif bagi ponpes yang ada di Kabupaten Malang. Jika, pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Malang meningkat. 

"Melalui pesantren, kita titip agar dilaporkan kepada pemerintah sebagai langkah supporting termasuk menganggarkan pengadaan Alquran atau buku-buku khusus penunjang metode penghafal Al Quran yang bisa didistribusikan kepada para pesantren yang memiliki kelebihan melahirkan Hafidz dan Hafidzah," ujar Didik, Minggu (17/10/2021).

Selain memfasilitasi calon hafidz melalui ponpes, dari pantauannya, selama ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang juga telah memfasilitasi agar hafidz dan hafidzah ini mendapatkan beasiswa agar dapat menuntut ilmu di perguruan tinggi (PT). Caranya melalui kerja sama dengan beberapa PT. Seperti Universitas Islam Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim dan Universitas Brawijaya. 

Menurutnya, saat ini telah ada beberapa rektor yang sudah bersepakat dengan Pemkab Malang. Meski di Kabupaten Malang masih belum banyak pesantren yang khusus melahirkan hafidz dan hafidzah. Dari catatannya, baru ada sekitar 10-25 pesantren.

"Mudah-mudahan dengan semakin banyaknya hafidz Qur’an di Kabupaten Malang dapat senantiasa memakmurkan agama Islam di seluruh wilayah hingga pelosok-pelosok desa," terang Didik. 

Sementara itu, salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap Ponpes telah ditunjukkan dengan diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) 82 tahun 2021 tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren.

Topik
penghafal AlquranhafidzDidik Gatot SubrotoWabup Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru