7 Atlet PON XX Kota Batu Tiba, Harus Isolasi 5 Hari

Oct 16, 2021 09:54
Para atlet PON yang tiba di Kota Batu pada Jumat (15/10/2021) dini hari. (Foto: istimewa)
Para atlet PON yang tiba di Kota Batu pada Jumat (15/10/2021) dini hari. (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - 10 atlet Kota Batu yang mewakili Jawa Timur di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX telah selesai menjalankan tugasnya. Gelombang pertama kedatangan mereka tiba di Kota Batu pada Jumat (15/10/2021) dini hari.

Atlet yang tiba hari ini adalah 7 atlet paralayang dan 1 atlet tarung derajat. Di antaranya, Gigih Imam Nurdianzah dari cabor paralayang. Jafro Megawanto dari cabor paralayang. Joni Effendi dari cabor paralayang.

Roni Pratama dari cabor paralayang. Ike Ayu Wulandari dari cabor paralayang. Rika Wijayanti cabor paralayang. Dan Muggy Rezzaindi dari cabor tarung derajat.

Kedatangan para atlet di Bandara Juanda ini disambut oleh pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu serta Dinas Pendidikan Kota Batu. Menggunakan bus milik Pemkot Batu. Para atlet tidak bisa langsung pulang menuju rumah masing-masing.

Namun mereka harus melakukan isolasi terlebih dahulu di Gedung PPPTK Pkn dan IPS di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Gedung tersebut telah disiapkan sebelumnya untuk para atlet PON asal Kota Batu.

Gelombang pertama yang tiba itu semuanya dalam kondisi sehat dan dinyatakan bebas dari Covid-19 dan Malaria. “Alhamdulillah gelombang pertama kedatangan atlet Kota Batu yang memperkuat PON XX Papua sudah tiba di Kota Batu dengan selamat," ujar Ketua Umum KONI Kota Batu, Drs Mahfud.

Ia menambahkan, para atlet diharuskan menjalani karantina selama lima hari di PPPPTK Pkn dan IPS di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Karantina ini dilakukan sesuai dengan instruksi Satgas Penanganan Covid-19 RI terkait protokol kesehatan atlet PON.

“Karantina yang dilakukan Pemkot Batu dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Batu, menjalankan instruksi Satgas Penanganan Covid-19 RI terkait protokol kesehatan atlet PON,” ujar Mahfud.

Tujuh atlet harus menjalani karantina ini selama lima hari ke depan, dengan pengawasan dokter dan tim medis dari Dinas Kesehatan Kota Batu.

Topik
mcc kota malangAtlet PONpenemuan jenazah tulungagungatlet kota batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru