Wali Kota Sutiaji Beri Apresiasi Positif atas Gelaran Bazaar Klaster Mantriku untuk Dorong Geliat UMKM

Oct 15, 2021 18:51
Wali Kota Malang Sutiaji bergaya dengan mengangkat barang dagangan UMKM salah satu pelaku usaha yang mengikuti gelaran bazaar Klaster Mantriku di Kantor Wilayah BRI Malang, Jumat (15/10/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang)
Wali Kota Malang Sutiaji bergaya dengan mengangkat barang dagangan UMKM salah satu pelaku usaha yang mengikuti gelaran bazaar Klaster Mantriku di Kantor Wilayah BRI Malang, Jumat (15/10/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang)

JATIMTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji memberi apresiasi positif terhadap gelaran Bazaar Klaster Mantriku yang bertempat di halaman Kantor Wilayah BRI Malang, sebagai upaya dalam mendorong geliat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). 

Orang nomor satu di Pemerintah Kota (Pemkot) Malang ini menyampaikan, gelaran ini memberikan tempat bagi para pelaku UMKM untuk bisa berkembang dan memasarkan produk-produknya.

Di mana upaya-upaya ini menjadi sejalan dengan komitmen Pemkot Malang dalam menggerakkan dan penguatan terhadap roda perekonomian masyarakat.

"Sejalan dengan komitmen dari pemerintah pusat, pertama bagaimana kita bisa mengendalikan covid, dalam hal ini kesehatan masyarakat. Kedua, recovery ekonomi dan bazaar ini menjadi bagian dari recovery ekonomi tersebut," ungkap Sutiaji dalam keterangan resmi yang diterima JatimTIMES.com, Jumat (15/10/2021). 

Dalam acara Bazaar Klaster Mantriku ini terdapat enam klaster yang dipilih dari berbagai daerah. Di antaranya, tenant Telur Asin dari Pasuruan, tenant Kripik Tempe dari Sanan, tenant Permen dari Madyopuro, tenant Tahu dari Gedogwetan, tenant Susu dari Pujon, dan tenant Cendol Dawet dari Karangploso.

Lebih lanjut, kegiatan Bazaar Klaster Mantriku ini menerapkan protokol kesehatan dan demi mewujudkan penerapan protokol kesehatan, transaksi dalam jual beli dilakukan secara cashless. 

Menurut Sutiaji, gelaran bazaar ini juga tepat sasaran karena melibatkan para pelaku UMKM yang dibina mulai dari nol. Sehingga dapat menjadi ajang untuk mengenalkan produk-produk pelaku UMKM agar semakin berkembang.

"Terlebih pada bazaar ini yang menjadi komitmen perbankan, dalam hal ini BRI adalah UMKM dan ini kan sektor ekonomi riil yang bersentuhan dengan masyarakat, pelakunya masyarakat, jajanan ini juga yang menikmati masyarakat," terang Sutiaji. 

Wali Kota Malang Sutiaji saat membeli barang dagangan di acara Bazaar Klaster Mantriku.

Sutiaji berharap, dengan gelaran bazaar ini dapat menjadi batu loncatan bagi para pelaku UMKM untuk memasarkan produknya secara luas. Karena menurutnya, tidak menutup kemungkinan produk-produk dari pelaku usaha ini bisa go public. 

"Harapan kami nanti ada pendampingan, terkait packaging dan nanti marketnya. Saat ini mudah sekali menjajakan itu, karena melalui e-commerce, itu kan sudah ada di mana-mana," ujar Sutiaji. 

Sementara itu, Pimpinan Wilayah BRI Malang Prasetya Sayekti menuturkan, gelaran bazaar ini menjadi sejalan dengan komitmen pemerintah dalam upaya menggerakkan roda perekonomian di masa pandemi Covid-19. 

"Ini keseriusan BRI untuk penguatan dan pemberdayaan UMKM masyarakat, kami ingin memberikan edukasi kepada klaster-kalster ini untuk bisa mengembangkan jejaring pemasarannya," tutur Prasetya. 

Lebih lanjut, terkait adanya ruang bazaar Klaster M

antriku ini dapat bertujuan untuk lebih mengenal produk-produk pelaku UMKM. "Harapannya agar transaksi tidak hanya terputus pada bazaar ini saja, tapi berlanjut terus kedepannya," pungkas Prasetya.

Topik
Bazaar UKMmbah batuUMKM Kota MalangWali Kota MalangBRI Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru