Masterplan Digarap, Destinasi Wisata Kreatif Eks TPA Lowokdoro Telan Anggaran Rp 2,5 Miliar

Oct 15, 2021 12:39
Lahan eks TPA Lowokdoro Kota Malang yang bakal dijadikan Destinas Wisata Kreatif. (Foto: Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Lahan eks TPA Lowokdoro Kota Malang yang bakal dijadikan Destinas Wisata Kreatif. (Foto: Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk mewujudkan destinasi wisata kreatif di tahun 2022 mendatang semakin matang. Saat ini, masterplan area yang akan ditempatkan di Eks TPA Lowokdoro Kota Malang tersebut tengah digarap.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan, pada tahap pengerjaan area destinasi wisata kreatif tersebut akan disiapkan anggaran sebesar Rp 2,5 Miliar pada APBD 2022. Anggaran ini sudah termasuk pekerjaan jasa konstruksi dan jasa konsultasi proyek tersebut.

Luasan lahan yang akan dikerjakan di eks TPA Lowokdoro untuk dijadikan salah satu tempat wisata Gantangan Burung ini kurang lebih 10.000 meter persegi. Namun, untuk tahap awal area yang dibangun secara fisik untuk sekitar 3.700 meter persegi.

"Masterplan sedang digarap, kami anggarkan Rp 2,5 Miliar sudah termasuk konsultan dan supervisi. Yang kita bangun 3.700 meter persegi dulu, karena letak tanahnya kan segi empat, jadi nanti masuk ke dalam akan mengecil. Bentuk jadinya menyerupai layang-layang gitu," ujarnya.

Selain area gantangan burung untuk memfasilitasi penggemar kicau mania, juga disediakan fasilitas lainnya. Seperti, Amphitheater dan juga ruang pamer koleksi-koleksi burung yang ada. Pasalnya lokasi Wisata Gantangan Burung ini juga akan dijadikan pusat atau lokasi perlombaan gantangan burung di Kota Malang.

Kemudian, penjualan souvenir dan kuliner khas Kota Malang. Hingga, pembangunan yang juga akan dioptimalkan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Malang. 

Proyek pembangunan fisik WIsata Gantangan Burung di eks TPA Lowokdoro Kota Malang ini direncanakan dilakukan di pertengahan tahun 2022 mendatang dengan sistem multi years menyesuaikan anggaran pemerintah daerah. Mengingat, masih dalam situasi pandemi Covid-19.

"Amphiteater ada, gantangan burung ada, pos jaga juga dan lainnya. Yang pertama kita lakukan itu kan pemadatan lahan itu to, lalu lainnya. Nanti rencana multi years, yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Ini juga untuk menunjang pemulihan ekonomi," pungkasnya.

Topik
Destinasi WisataKota MalangTPA Lowokdorotatap muka uin malangBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru