Polisi di Malang Tangkap Tiga Tersangka Peredaran Narkotika, Amankan 1,5 Kilogram Ganja

Oct 15, 2021 12:17
Kapolsek Klojen AKP Domingos Ximenes (tengah) saat merilis ungkap kasus peredaran ganja di Mapolsek Klojen. (Foto: Istimewa)
Kapolsek Klojen AKP Domingos Ximenes (tengah) saat merilis ungkap kasus peredaran ganja di Mapolsek Klojen. (Foto: Istimewa)

JATIMTIMES - Jajaran Unit Reskrim Polsek Klojen, Polresta Malang Kota,  menangkap tiga tersangka peredaran narkotika jenis ganja. Polisi berhasil mengamankan barang bukti ganja seberat 1,5 kilogram dari ketiga tangan tersangka. 

Kapolsek Klojen AKP Domingos Ximenes menjelaskan, ketiga tersangka ditangkap bermula dari informasi masyarakat yang resah kepada anggota Polsek Klojen atas peredaran jual beli narkotika jenis ganja di wilayah Klojen. 

Kemudian, dari informasi tersebut, dilakukan pengembangan untuk mencari keberadaan tersangka. Dari beberapa bukti petunjuk yang sudah dikumpulkan, tersangka mengarah ke dua nama. 

Dua nama tersangka tersebut yakni Zaidan alias Wolseng (21), warga Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, dan Nova alias Kentang (26), warga Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang. 

"Pada Senin (13/9/2021) sekitar pukul 20.00 WIB anggota kami langsung menangkap keduanya di Jalan Klayatan Gang 2, Kecamatan Sukun, Kota Malang," ungkap Domingos Ximenes kepada JatimTIMES.com. 

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka, polisi menemukan beberapa klip plastik yang di dalamnya berisi daun ganja kering. 

Menurut keterangan kedua tersangka, mereka mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang bernama Pebri (24), warga Klayatan Ganga 3, Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. 

Berdasarkan pengakuan pelaku dan pengumpulan barang bukti, berselang empat jam dari penangkapan kedua tersangka, jajaran Unit Reskrim Polsek Klojen melakukan penyisiran di wilayah kediaman Pebri. 

"Dari tangan ketiga pelaku kita berhasil mengamankan barang bukti ganja seberat 1,5 kilogram, timbangan digital dan tiga ponsel milik ketiga pelaku," ujar Domingos Ximenes. 

Dari pengakuan Pebri, dirinya mengedarkan daun ganja kering tersebut kepada teman-teman di lingkungan kerjanya. Satu kilogram bisa habis dalam kurun waktu satu sampai dua bulan.

Selain itu, Pebri mengaku telah melakukan bisnis penjualan barang haram berupa daun ganja kering ini kurang lebih selama satu tahun. Dan hasil keuntungannya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. 

Sementara itu, atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan beberapa pasal yang berbeda. Zaidan dan Nova dijerat dengan pasal 111 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Sedangkan Pebri dijerat dengan pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun.

Topik
Polsek KlojenKasus towerBerita MalangPolresta Malang Kota

Berita Lainnya

Berita

Terbaru