Cetak Lulusan Sarjana Hukum Berkarakter dan Cerdas, FH Unikama MoA Dengan FH UWG

Oct 13, 2021 11:38
Dekan FH Unikama Dr Suciati SH MHum, melakukan penandatanganan MoA dengan FH UWG (Ist)
Dekan FH Unikama Dr Suciati SH MHum, melakukan penandatanganan MoA dengan FH UWG (Ist)

JATIMTIMES - Mendukung penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), khususnya dalam program pertukaran pelajar antar perguruan tinggi, Fakultas Hukum (FH) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) melakukan penandatanganan MoA (Memorandum of Agreements) dengan Fakultas Hukum (FH) Universitas Widyagama Malang (UWG). 

Dekan FH Unikama Dr Suciati SH MHum menegaskan, dengan adanya MoA ini, mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum Unikama bisa mengambil Mata Kuliah (MK) tertentu yang sudah disepakati dengan FH UWG. Sehingga, pengetahuan para mahasiswa kian bertambah dengan ilmu ataupun pengalaman belajar yang didapat di UWG.

Dan sebaliknya, mahasiswa dari UWG bisa mengambil mata kuliah dan ilmu maupun pengalaman selama belajar di Prodi Ilmu Hukum Unikama.

1

“Saat melakukan Memorandum of Understanding (MoU), kami tidak hanya fokus pada pertukaran pelajar saja, melainkan untuk melaksanakan Tridharma perguruan tinggi. Jadi ada kerjasama di bidang penelitian, pengabdian dan yang lainnya dengan jangka waktu empat tahun,” terangnya.

Dari situ, pihaknya berharap, jalinan kerjasama bisa lebih diperluas lagi, terlebih lagi dengan perguruan tinggi lainnya. Hal itu tentu juga untuk mewujudkan capaian lulusan Prodi Ilmu Hukum yang berkarakter dan diterima oleh masyarakat serta bisa memecahkan suatu masalah di lingkungan masyarakat.

Adanya penerapan MBKM di FH Unikama, dapat memberikan fasilitas kemerdekaan pada mahasiswa untuk mengambil MK sesuai dengan minat dan kreatifitasnya dan berkolaborasi di bidang lainnya. MBKM ini memang membebaskan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman dan ilmu di bidang lain, namun tetap dalam pengawasan Prodi.

Anindya Bidasari, SH MKn, Ketua Program Studi (Kaprodi) menambahkan, tentang proses penerapan kurikulum MBKM di Unikama. Mahasiswa nantinya akan mengambil mata kuliah yang di Unikama tidak ada, namun ada di UWG. Mata kuliah yang diambil tentunya tetap dalam atau disiplin ilmu. Dan jumlah untuk mata kuliah di yang bisa diambil, bisa tiga sampai sepuluh mata kuliah.

“Misalnya, di Unikama tidak ada MK Ilmu Hukum Luar Angkasa dan di universitas mitra ada. Jadi mahasiswa bisa mengambil MK tersebut. Capaian lulusan di Prodi Ilmu Hukum harus range and match dengan dunia industri, jadi kami harus mengambil MK yang tidak ada di Prodi Ilmu Hukum Unikama,” terangnya.

2

Meskipun terdapat perbedaan mata kuliah, nantinya mata kuliah tersebut akan di konvensi dengan mata kuliah yang ada di Unikama. Dipilihnya UWG sendiri sebagai mitra, lantaran memiliki persamaan prodi dan juga sama-sama terakreditasi B. 

"Penerapan MBKM ini sebenarnya kita boleh bermitra dengan Universitas lain, tetapi tidak boleh dengan Universitas yang gradenya lebih tinggi dari kita. Dulu kita sudah pernah bermitra dalam penerbitan jurnal, dan saat ini berfokus pada pertukaran pelajar,” paparnya.

Dekan Fakultas Hukum UWG, Dr Purnawan D Negara SH MH, menyambut baik kerjasama dengan Fakultas Hukum Unikama. Pihaknya berharap, dengan jalinan kerjasama ini memberikan kebermanfaatan bagi kedua belah pihak. Bukan hanya dalam fokus pertukaran pelajar semata, namun ke depan pihaknya berharap  kerja sama juga bisa merambah ke bidang lainnya. 

“Mungkin tidak ini saja, nantinya kami ingin berkolaborasi mengenai penelitian serta melaksanakan Tridharma perguruan tinggi yang berfokus di bidang lain,” pungkasnya.

Topik
Universitas PGRI Kanjuruhan MalangUnikamarencana pembangunan jembtan kacamahasiswa unikamaPendidikan Kota MalangBerita Pendidikanberita malang hari ini
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru