Pasar Blimbing Belum Direvitalisasi, 2022 Siapkan Anggaran Perawatan

Oct 12, 2021 11:43
Suasana Pasar Blimbing sebelum pandemi Covid-19. (Foto: Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Suasana Pasar Blimbing sebelum pandemi Covid-19. (Foto: Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Sederet proyek yang belum juga tuntas diselesaikan, kembali menjadi sorotan di tahun 2022 mendatang. Salah satunya, penyelesaian revitalisasi Pasar Blimbing yang mangkrak 11 tahun terakhir ini.

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang sampai saat ini memang belum juga merealisasikan proses revitalisasi lantaran terkendala proses hukum. Dalam hal ini Perjanjian Kerjasama (PKS) yang belum ada titik terang telah dilakukan kajian hukum.

"Kami tetap mengkaji secara hukum. Kita juga sempat konsultasi dengan bagian hukum provinsi tapi masih belum diperbolehkan karena kaitannya masih PKS," ujar Wali Kota Malang Sutiaji.

Namun, dalam APBD tahun anggaran 2022, Pemkot Malang dan legislatif menyepakati untuk menganggarkan Rp 200 juta guna melakukan perawatan Pasar Blimbing. Pemkot Malang dalam hal ini berhati-hati karena masalah pengucuran dana atau anggaran pada objek pekerjaan yang bermasalah hukum masih sangat berisiko.

Pemkot Malang dalam hal ini tetap masih harus melakukan konsultasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). "Jika ada titik terang kita lakukan, tim hukum masih berproses untuk itu," jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika mengungkapkan, meski pengerjaan fisik untuk perawatan Pasar Blimbing belum dapat dipastikan, anggaran tersebut diproyeksikan sembari menunggu hasil konsultasi dengan BPK.

"Kita anggarkan biaya perawatan dulu. Artinya, kalau memang itu bisa dieksekusi hasil konsultasi dengan BPK, maka nanti di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) kita akan tambah lagi untuk Pasar Blimbing," ungkap Made.

Dalam hal ini, legislatif juga berhati-hati untuk penganggaran tersebut lantaran masih adanya PKS. Karena itu, anggaran yang disepakati saat ini diupayakan untuk bisa menjadi penanganan awal Pasar Blimbing.

"Karena masih harus konsultasi, jadi kita tunggu. Karena kalau dianggarkan terlalu besar, BPK tidak memperbolehkan karena Pasar Blimbing masih ada kerjasama. Uji coba dululah, kalau BPK tidak mengizinkan, nanti di PAK akan kita refocusing ke kegiatan lain, makannya kita tidak anggarkan besar," pungkas Made.

Topik
Pasar BlimbingRevitalisasi Pasar BlimbingKota MalangWali Kota Malang SutiajiI Made Rian Diana KartikaDPRD Kota MalangBerita Malang terkini
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru