Pemkab Malang Optimis SILPA 2021 Tak Sebesar Tahun Lalu

Oct 11, 2021 18:38
Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat.(foto: Riski Wijaya/MalangTIMES))
Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat.(foto: Riski Wijaya/MalangTIMES))

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berupaya untuk menekan jumlah sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2021. Dengan tenggang waktu tutup anggaran kurang 3 bulan, Pemkab Malang terus mengejar kekurangan serapan belanja program yang ada di tiap organisasi perangkat daerah (OPD). 

Untuk diketahui, pada 2020 lalu, SILPA Pemkab Malang mencapai Rp 350 miliar. Besarnya SILPA tersebut ditenggarai karena ada sejumlah program besar yang terpaksa tidak terealisasi karena terdampak pandemi. Informasi yang dihimpun, paling besar ada di sektor pendidikan. 

Memasuki pertengahan Oktober 2021, bayang-bayang SILPA seperti tahun lalu terlihat dari serapan anggaran di masing-masing OPD. Dengan rata-rata serapan anggaran masih sekitar 40-50 persen. Namun begitu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat optimis bahwa SILPA 2021 tidak akan lebih besar dari 2020 lalu. Sebab menurutnya, di pertengahan semester kedua 2021 ini, proses pencairan belanja program terus dipercepat. 

"Kami usahakan lebih kecil daripada tahun kemarin. Untuk itu akan kami kasih pendampingan terus," ujar Wahyu, Senin (11/10/2021).
 

Agar lebih optimal, pihaknya juga akan melakukan kontrol secara rutin terhadap semua OPD. Harapannya, semua OPD di Kabupaten Malang dapat lebih terpacu untuk lebih cepat dalam menjalankan program-programnya. 

"Pak Bupati setiap minggu akan mengecek langsung penyerapan OPD. Kemarin sudah dikumpulkan, OPD yang serapannya kecil diminta untuk memberikan laporan dan presentasi progresnya seperti apa. Karena bagian dari kinerja," terang Wahyu.

Selain itu, dalam proses perubahan anggaran keuangan (PAK) yang telah disahkan beberapa waktu lalu, sejumlah proyek besar telah mendapatkan porsinya agar pembangunannya dilanjutkan. Hal itu pun juga dinilai dapat mempercepat serapan anggaran. Salah satunya adalah pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Tipe B di area Stadion Kanjuruhan. 

"Contohnya untuk pembangunan GOR yang ada di area stadion Kanjuruhan itu dapat anggaran Rp 5 miliar tahun ini untuk melanjutkan pembangunan," imbuh Wahyu.

Sedangkan di kalangan OPD sendiri, saat ini juga terus berpacu dalam menuntaskan program kegiatan yang sudah direncanakan tahun ini. Sehingga Wahyu juga optimis, SILPA pada tahun ini tak akan sebanyak tahun 2020 lalu.

"Mulai bulan ini mereka mempercepat proses pencairan program kegiatan mereka. Harapannya pada akhir tahun semuanya sudah 100 persen," pungkas Wahyu.

Topik
Kepala Bappeda Pemkab MalangSekda Kabupaten Malangberita kabupaten malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru