Pemegang Bendera Hitam di Kabupaten Malang Bergeser ke Sumberpucung

Oct 11, 2021 18:31
Salah satu kegiatan vaksinasi di Kabupaten Malang.(Foto: Istimewa).
Salah satu kegiatan vaksinasi di Kabupaten Malang.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Pemberian Punishment berupa Black Flag atau bendera hitam untuk daerah yang capaian vaksinasinya rendah di Kabupaten Malang masih berlanjut. Saat ini, tiga kecamatan yang mendapatkan bendera hitam karena capaian vaksinasinya rendah adalah Kecamatan Sumberpucung, Kecamatan Kromengan dan Kecamatan Pagak. Sebelumnya, bendera hitam diterima oleh Kecamatan Tajinan, Kecamatan Gedangan dan Kecamatan Wonosari. 

Cara tersebut dinilai efektif sebagai upaaya percepatan dalam vaksinasi. Penilaian dan evaluasi pun dilakukan dalam setiap satu minggu. Informasi yang dihimpun, penilaiannya berdasarkan capaian vaksinasi dalam sepekan. Bukan capaian vaksinasi secara keseluruhan. 

"Iya, karena yang dihitung, jumlah vaksin dalam 1 minggu. Kalau secara keseluruhan, persentase yang sudah (vaksinasi) mencapai 77 persen," ujar Camat Pagak, Ichwanul Muslimin yang saat ini wilayahnya baru saja mendapat bendera hitam. 

Punishment berupa bendera hitam ini dinilai cukup efektif. Terutama untuk lebih menggiatkan vaksinasi di tingkat kecamatan. Seperti yang terjadi di Kecamatan Tajinan. 

Dalam kurun waktu sepekan terakhir, capaian vaksinasi di Kecamatan Tajinan, meningkat sekitar 20 persen. Hal itulah yang menjadi alasan bahwa Kecamatan Tajinan terlepas dari Punishment bendera hitam.

"Iya (efektif) karena kita langsung rayu mereka dengan pemahaman akan pentingnya vaksin," ujar Camat Tajinan Sri Pawening saat dikonfirmasi, Senin (11/10/2021). Kecamatan Tajinan sendiri melakukan terobosan untuk melakukan percepatan vaksinasi, yaitu vaksinasi door to door. 

Sementara itu, untuk skala Kabupaten Malang, dikutip dari laman satgascovid19.malangkab.go.id, capaian vaksinasi secara keseluruhan di Kabupaten Malang sudah mencapai 56,32 persen. Atau sudah sebanyak 1.170.506 jiwa yang sudah tervaksin, dari jumlah yanh ditargetkan tervaksin sebanyak 2.078.406 jiwa.

Sementara itu sebelumnya, Wakil Bupati (Wabup) Malang, Didik Gatot Subroto mengatakan, vaksinasi di Kabupaten Malang ditargetkan mencapai 50 persen higga pertengahan Oktober ini. Dan di akhir November 2021 ini, capaian vaksinasi ditargetkan sudah 100 persen.

Topik
pppm level 1Kabupaten MalangVaksinasi Covid 19Didik Gatot Subroto
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru