Punishment Bendera Hitam Efektif, Capaian Vaksinasi Kecamatan Tajinan Meningkat

Oct 11, 2021 12:34
Petugas vaksinator Kecamatan Tajinan didampingi beberapa unsur Muspika saat meakukam vaksinasi door to door.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).
Petugas vaksinator Kecamatan Tajinan didampingi beberapa unsur Muspika saat meakukam vaksinasi door to door.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Upaya percepatan vaksinasi di Kecamatan Tajinan terus menunjukan trend positif. Saat ini capaian vaksinasi di Tajinan juga berangsur meningkat. Setelah sebelumnya, pada pekan lalu Kecamatan Tajinan sempat mendapat bendera hitam dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang karena capaian vaksinasinya yang dinilai rendah. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat ini capaian vaksinasi di Kecamatan Tajinan sudah mencapai 75,27 persen. Camat Tajinan Sri Pawening mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin jika wilayahnya disebut sebagai daerah dengan capaian vaksinasi yang rendah. 

Untuk itu, berbagai upaya percepatan vaksinasi pun dilakukan, dan menurutnya hasilnya pun cukup signifikan. Selama kurang lebih sepekan setelah mendapat bendera hitam, capaian vaksinasi di Tajinan bertambah sekitar 20 persen.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan vaksinasi door to door. Atau mendatangi rumah warga yang berhalangan untuk divaksin satu per satu. Alhasil, menurutnya cara itu pun cukup efektif untuk meningkatan capaian vaksinasi di wilayahnya. 

"Iya (efektif) karena kita langsung rayu mereka dengan pemahaman akan pentingnya vaksin," ujar Sri Pawening saat dikonfirmasi, Senin (11/10/2021). 

Saat ini, sudah ada sebanyak 29.956 warga Kecamatan Tajinan yang sudah divaksin. Jumlah tersebut 75,27 persen dari sebanyak 39.797 warga yang menjadi sasaran vaksinasi di Kecamatan Tajinan. 

Petugas vaksinator Kecamatan Tajinan didampingi beberapa unsur Muspika saat meakukam vaksinasi door to door.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun dari 12 desa di Kecamatan Tajinan, capaian vaksinasi per desa diantara 50 persen sampai 75 persen. 

Desa dengan capaian vaksinasi tertinggi adalah Desa Purwosekar, yakni mencapai 75,32 persen. Atau sebanyak 2.402 dari sasaran warga yang divaksin sebanyak 3.189. Sedangkan capaian vaksinasi terendah yakni di Desa Sumbersuko. Yakni baru mencapai 50,69 persen. Atau baru ada sebanyak 2.419 warga yang divaksin dari sasaran sejumlah 4.772 warga. 

Sementara itu, bendera hitam yang diberikan sebagai punishment bagi Kecamatan dengan vaksinasi yang rendah sudah berpindah. Kabarnya, saat ini tiga kecamatan yang mendapat bendera hitam adalah Kecamatan Sumberpucung, Kecamatan Kromengan dan Kecamatan Pagak. 

Topik
Vaksinasiwarga papua di surabayaKecamatan TajinanKabupaten MalangUMKM PerempuanBerita MalangBerita Jatim
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru