Atlet Gulat Putri asal Kabupaten Malang Sumbangkan Emas di PON XX Papua

Oct 09, 2021 17:54
Atlet gulat putri asal Kecamatan Tumpang, Shintia Eka Arfenda yang menyumbang satu emas untuk Jatim (foto: Humas KONI Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Atlet gulat putri asal Kecamatan Tumpang, Shintia Eka Arfenda yang menyumbang satu emas untuk Jatim (foto: Humas KONI Kabupaten Malang for MalangTIMES)

JATIMTIMES - Pegulat putri asal Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Shintia Eka Arfenda meraih medali emas di ketegori kelompok putri kelas 50 kilogram pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Shintia Eka Arfenda tergabung dalam kontingen atlet Jawa Timur (Jatim) dan turun di kelas 50 kg. Dalam perjalanan mengikuti kejuaraan olahraga bergengsi di Indonesia itu, Shintia sukses mengalahkan pegulat Kalimantan Timur Annisa Safitria.

Ketua Bidang Prestasi (Binpres) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jawa Timur (Jatim) Sulastiman, mengaku gembira dan bahagia atas raihan medali emas untuk Jatim tersebut. Hal itu disampaikan usai Shintia mendapatkan medali tertinggi yang dicari seluruh atlet tersebut.

“Hari pertama pertandingan kelompok putri, Shintia Arfenda meraih medali emas. Semoga keberhasilan ini bisa menular ke atlet yang lain,” harap Sulastiman, Sabtu (9/10/2021).

Setelah mendapatkan medali emas, Sulastiman menjelaskan, saat ini masih ada beberapa atlet putri Kabupaten Malang yang bertanding. Sehingga, kesempatan kembali mendapatkan medali masih sangat terbuka.

“Dua pegulat putri kami hari ini masih bertanding, yakni Faradissa Septi turun di kelas 74 kg dan Mutiara Ayu di kelas 63 Kg. Saya optimis jika mereka bisa memperoleh medali,” yakin Sulastiman.

Para pegulat putri yang sedang melangsungkan pertandingan itu, dijelaskan Sulastiman, merupakan atlet andalan Kabupaten Malang. Sebab, mereka sebelumnya pernah menjuarai beberapa kejuaraan gulat.

“Faradissa ini di Pra PON berhasil mendapatkan medali emas. Tapi di PON kan emasnya tinggi. Selain itu, Mutiara Ayu juga bisa meraih emas,” terang Sulastiman.

Selain mengandalkan pegulat putri dari Kabupaten Malang, tim gulat Jatim juga masih memiliki dua andalan pegulat putra. Mereka diyakini juga dapat mendulang medali emas pada ajang PON XX di Papua.

“Ada dua pegulat putra yang saya yakin bisa meraih emas, yakni Hasan Sidik dan Agus Fajar keduanya asal Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji. Mereka sudah dua kali meraih emas, di PON Jabar dan emas Pra PON. Semoga di Papua bisa tetap emas,” tutur Sulastiman.

Topik
shintia eka erfandaOplos BBMmonumen markas komando gerilya mobrig
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru