Target Vaksinasi Dibebankan ke Desa, Ini Kata Kades Sengguruh

Oct 08, 2021 20:48
Suasana vaksinasi di Desa Sengguruh (foto: Hendra Saputra/ MalangTIMES)
Suasana vaksinasi di Desa Sengguruh (foto: Hendra Saputra/ MalangTIMES)

JATIMTIMES - Vaksinasi di Kabupaten Malang saat ini terus digenjot di setiap desa. Karena itu, anggaran dari Dana Desa (DD) bisa terserap mencapai 8 hingga 12 persen untuk melakukan vaksinasi.

Forkopimda Kabupaten Malang saat ini terus melakukan percepatan vaksinasi. Hal itu agar masyarakat dapat mencapai herd immunity yang diharapkan pemerintah pusat.

Oleh karena itu, desa-desa dituntut untuk terus melakukan percepatan vaksinasi agar turut membantu peran pemerintah daerah.

Akan tetapi, ada kendala yang dihadapi oleh pihak desa dalam melakukan vaksinasi. Ialah dengan anggaran yang masih dibebankan kepada pemerintah desa.

Untuk mengetahui bagaimana proses perjalanan vaksinasi yang ada di Kabupaten Malang, media ini mengambil salah satu sampling Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen.

Kepala Desa Sengguruh, Jamburi mengatakan bahwa vaksinasi kepada warganya telah dimulai satu bulan kemarin. Vaksinasi itu dilaksanakan massal oleh kecamatan di Stadion Kanjuruhan.

“Alhamdulillah antusias warga di satu dua tiga (kegiatan vaksinasi) ini maksimal, agar segera tercapai, besok ini yang terakhir untuk vaksin pertama,” kata Jamburi.

Jamburi pun mengaku bahwa untuk melaksanakan vaksinasi pihaknya harus berupaya keras. Sebab, banyak masyarakat yang termakan oleh kabar hoaks bahwa vaksin berbahaya ketika disuntikkan.

“(rencana menyuntikkan dosis vaksin) 500 ini kayaknya kami kesulitan karena memang banyak warga yang masih termakan kabar yang tidak benar, yang kedua banyak warga yang takut suntik, kemudian ada warga desa Sengguruh ini yang sudah tiga kali ikut vaksin gagal karena kondisi kesehatannya ada yang tensinya tinggi, ada yang diabetes atau apa,” ungkap Jamburi.

Jamburi mengaku bahwa warganya yang vaksin saat ini ada 2700 per hari ini. Secara data, antar desa itu masih ada 742 warga yang belum tervaksin. Secara persentase Desa Sengguruh sekarang warga yang ter vaksin masih 74 persen.

“Tinggal besuk ini ada kegiatan vaksin paling tidak 90 persen kalau bisa. Kemarin 1 minggu sekali itu vaksin pertama, karena sudah 4 periode jadi 1 minggu bisa dua kali. Yang kedua ini untuk vaksin yang kedua itu,” kata Jamburi.

Disinggung mengenai anggaran yang digunakan, Jamburi mengaku untuk kegiatan vaksinasi pihaknya menggelontorkan DD minimal sekitar 8 persen sampai 12 persen.

“Vaksinasi yang di desa untuk kegiatan covid itu kan minimal 8% di UD minimal, Desa Sengguruh ada 12 persen, cuma kegiatan intinya saja contoh sewa terop dan lainnya dianggarkan,” terang Jamburi.

Sementara itu, Jamburi mengakui bahwa pihaknya memberikan jatah bagi tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja untuk menyuntikkan dosis vaksin. Hal itu sebagai upaya untuk memberikan apresiasi bagi nakes yang telah berusaha membantu Pemkab Malang.

“Untuk vaksinasi yang dilakukan, semua nakes dari Dinkes, tapi dari desa mereka dapat konsumsi dan mungkin sedikit uang,” jelas dia.

Topik
Vaksin Covid 19Vaksinasi Covid 19vaksinasi kabupaten malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru