Pegawai Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang Terbantu dengan Jadi Peserta BPJS Kesehatan

Oct 08, 2021 14:04
Pegawai Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang bagian teknologi dan informasi, yakni Agung Putra Kusuma. (Foto: Humas BPJS Kesehatan Cabang Malang)
Pegawai Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang bagian teknologi dan informasi, yakni Agung Putra Kusuma. (Foto: Humas BPJS Kesehatan Cabang Malang)

JATIMTIMES - Pegawai Bagian Teknologi dan Informasi (TI) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, yakni Agung Putra Kusuma (35), bersama keluarga merasa terbantu ketika membutuhkan layanan kesehatan dengan menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. 

Pada masa pandemi Covid-19 ini, Agung menggunakan Kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk mengobatkan anak dan istrinya ke rumah sakit. 

Agung merupakan peserta BPJS Kesehatan dari segmen pekerja penerima upah (PPU) dari Perumda Air Minum Tugu Tirta  Kota Malang. Dengan kepesertaan tersebut, anak dan istrinya juga turut mendapatkan manfaat dari BPJS Kesehatan. 

"Anak saya mengalami demam tinggi, lalu saya bawa ke IGD Rumah Sakit Lavalette dan didiagnosis sakit tifus. Saat itu juga saya langsung melengkapi dokumen dan memberikan kartu JKN-KIS anak saya," ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima JatimTIMES.com, Jumat (9/10/2021). 

Lebih lanjut, untuk proses administrasinya pun, Agung merasa tidak ada yang bermasalah dan mudah. Anaknya pun mendapatkan layanan kesehatan dengan cepat di Rumah Sakit Lavalette. 

Selain itu, dalam perawatan anaknya, Agung menyatakan tidak terdapat biaya lagi yang timbul dengan menggunakan Kartu JKN-KIS.  "Di situ saya sudah mengira-ngira berapa totalnya. Untuk rawat inap tujuh hari, pasti biayanya tidak murah. Eh ternyata, malah tidak ada biaya, alhamdulillah," tutur Agung. 

Sementara itu, istri Agung mengalami sakit yang tidak terduga, yakni didiagnosis kanker tiroid dan harus segera dilakukan tindakan. Tidak menunggu lama, Agung segera memeriksakan istrinya ke dokter spesialis agar segera tertangani dengan baik dan dapat segera diambil tindakan operasi.

"Sama dengan kejadian anak saya yang lalu, saya berpikir walaupun di-cover JKN-KIS, pasti biayanya masih besar karena ini kan tindakan operasi. Berbeda dengan anak saya kemarin. Tapi untuk kaki kedua, saya terkejut kembali karena tidak ada biaya lagi," ungkap Agung.

Agung pun bersyukur atas keikutsertaan dirinya menjadi peserta BPJS Kesehatan dengan program JKN-KIS. Dia  mengucapkan terima kasih kepada Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang yang telah membayarkan iuran dirinya tiap bulannya. 

"Terima kasih juga kepada Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang yang telah membayarkan iuran ke BPJS Kesehatan secara rutin sehingga kami sekeluarga bisa merasakan manfaat dari JKN-KIS," pungkas Agung.

Topik
JKN KISBPJS KesehatanBPJS Kesehatan MalangVaksinasi di Desa Kencong Jember
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru