Jumlah Kendaraan yang Masuk ke Kabupaten Malang Meningkat 20 Persen

Oct 07, 2021 18:49
Kasatlantas Polres Malang AKP Agung Fitriansyah (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Kasatlantas Polres Malang AKP Agung Fitriansyah (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Arus kendaraan di Kabupaten Malang mulai menunjukkan peningkatan. Saat ini berdasarkan data Satlantas Polres Malang, jumlah kendaraan yang masuk meningkat hingga 20 persen.

Kasatlantas Polres Malang AKP Agung Fitriansyah mengatakan bahwa saat ini kendaraan yang masuk ke Kabupaten Malang mengalami peningkatan. Lalu lintas rata-rata dipenuhi oleh pekerja. “Mungkin karena beberapa sekolah, perguruan tinggi, dan perusahaan sudah mulai menerapkan tatap muka. Sehingga mengakibatkan jumlah kendaraan mengalami peningkatan,” ungkap Agung Fitriansyah, Kamis (7/10/2021).

Namun, Agung menyebut bahwa kelonggaran bagi warga luar Malang Raya yang akan masuk ke Kabupaten Malang bukan berarti penerapan penyekatan ditiadakan. Karena Satlantas Polres Malang masih memberlakukan penyekatan meski tidak setiap hari.

“Mungkin bagi warga Pasuruan, Probolinggo, dan Blitar masih diperbolehkan masuk. Tapi untuk warga Sidoarjo, Surabaya misalnya tetap kami putarbalikkan,” kata Agung.

Seiring meningkatnya arus lalu lintas, peristiwa kecelakaan juga mengalami peningkatan. Meski tidak terlalu signifikn, menurut catatan Agung, peningkatan kecelakaan itu diperkirakan mencapai 5 persen dibanding selama PPKM beberapa waktu lalu.

“Dari sekian kejadian kecelakaan itu, ada juga korban yang meninggal dunia. Namun, hal ini pastinya masih bisa kami kendalikan,” terang Agung.

Melakukan penyekatan yang dilakukan itu dijelaskan Agung dengan cara memasang baliho sosialisasi lalu lintas di area blank spot. Hal itu juga dibarengi dengan operasi rutin bagi kendaaraan yang beroperasi. “Misalnya ada kendaraan yang melanggar peraturan lalu lintas atau melebihi muatan langsung kami tindak,” tandas Agung.

Topik
dapin narendraPolres Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru