Sukseskan Asesmen Nasional Berbasis Komputer SD-SMP, Disdikbud Bentuk Posko Tim Teknis

Oct 06, 2021 13:24
Posko tim teknis Disdikbud Kota Malang. (Ist)
Posko tim teknis Disdikbud Kota Malang. (Ist)

JATIMTIMES - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang membentuk posko tim teknis. Posko tersebut dibentuk untuk memperlancar proses berjalannya asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) di Kota Malang.

Kepala Disdikbud Kota Malang Suwarjana SE MM mengatakan, posko tim teknis memang dibentuk untuk memperlancar dan menyukseskan pelaksanaan ANBK. Posko tim teknis yang dibentuk memilih anggota dari operator jenjang SD maupun SMP, yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan. 

"Diharapkan, manakala ada sekolah atau peserta ANBK yang mengalami kendala dapat segera dibantu atau diatasi secepatnya,” ungkap Suwarjana.

1

Lebih lanjut dijelaskan,  pada jenjang pendidikan SD, ANBK akan dilaksanakan November 2021, tepatnya 8 sampai 12 November 2021, untuk gelombang pertama. Sedangkan gelombang kedua akan dilaksanakan pada  18 November 2021.

Untuk jenjang SMP selama dua hari mulai 4 Oktober 2021 sampai 5 Oktober 2021, ribuan peserta didik pada satuan pendidikan jenjang SMP se-Kota Malang mengikuti ANBK. 

2

“Jika ada masalah, bisa lanssung diatasi, sehingga tidak menganggu pelaksanaan (ANBK),” kata Suwarjana.

Disdikbud juga menyampaikan apresiasinya atas kerja sama berbagai pihak, baik itu kepala sekolah, jajaran tenaga pendidik, jajaran tenaga kependidikan, peserta didik, wali murid, dan masyarakat luas pada umumnya, yang secara langsung telah berdaya upaya melakukan serangkaian persiapan serta memberikan dukungan.

” Dengan bekerja bersama, bersama bekerja kami yakin semua akan dapat berjalan sebagaimana mestinya dan semoga memperoleh hasil sesuai apa yang kita harapkan bersama,” ujar Suwarjana.

3

Sementara itu, seperti diketahui ANBK merupakan program kerja Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbud Ristek). Hal itu dalam rangka proses penilaian terhadap mutu setiap satuan pendidikan yang dinilai berdasarkan dari hasil belajar siswa yang mendasar (literasi, numerasi dan karakter) serta kualitas proses belajar mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.

Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu asesmen kompetensi minimum, survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Dengan begitu, diharapkan hasil ANBK dapat menghasilkan informasi yang akurat untuk memperbaiki kualitas belajar mengajar pada satuan pendidikan, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar peserta didik.

Topik
Disdikbud Kota Malanganak down syndromedrivethru
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru