Uji Kualitas Udara, DLH Kota Malang Mulai dengan Uji Emisi Kendaraan Roda Empat

Oct 05, 2021 15:42
Suasana uji emisi kendaraan roda empat di Jalan Simpang Balapan, Kota Malang (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Suasana uji emisi kendaraan roda empat di Jalan Simpang Balapan, Kota Malang (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang rutin setiap tahun menggelar uji kualitas udara. Salah satunya dengan menggelar uji emisi kendaraan roda empat.

Kegiatan rutin tahunan itu digelar selama 3 hari, dimulai hari ini hingga Kamis (7/10/2021). Hal itu agar DLH Kota Malang dapat mengetahui kualitas udara yang ada di 'Bhumi Arema'.

Kepala DLH Kota Malang, Wahyu Setianto mengatakan bahwa menguji kualitas udara memang menjadi agenda rutin tahunan di DLH Kota Malang. Sasarannya agar pemerintah mengetahui gas buang yang selama ini dikeluarkan oleh kendaraan yang setiap hari mobile di jalan raya.

Sebab menurutnya, gas buang dari kendaraan bermotor mempengaruhi kualitas udara di Kota Malang.

“Uji emisi ini kan kami melihat kadar CO2 (karbondioksida). Jadi kalau ada kendaraan yang memang uji emisi ada yang tidak lulus maka disarankan ke bengkel untuk setel mesin, karena mesin ini kalau padat karbondioksida kan juga tidak bagus,” kata Wahyu saat dijumpai di sela kegiatan di Jalan Simpang Balapan, Kota Malang, Selasa (5/10/2021).

Uji emisi kendaraan roda empat yang diawasi langsung oleh DLH Kota Malang (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

Untuk melakukan uji kualitas udara, DLH Kota Malang juga melakukan kerja sama dengan akademisi, yakni dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta. Dalam hal ini akademisi itu dimaksimalkan untuk melakukan penilaian selepas mengambil sampel udara.

“Kami (bekerja sama) dengan konsultan dari UGM. Nanti yang dinilai mulai udaranya juga kendaraan. Terutama begini, penyebab polusi itu kan dari pabrik, pembuangan bahan bakar terus dari kendaraan-kendaraan. Maka dari itu, saya sampaikan jika ada kendaraan yang tidak lulus langsung kami sarankan ke bengkel,” terang Wahyu.

Selain uji emisi, DLH Kota Malang juga menguji kualitas udara ditempat keramaian. Salah satu contohnya menguji kualitas udara di tempat keramaian atau di tengah kemacetan. “Untuk yang hari ini traffic counting nya di Alun-alun Merdeka, terus ada uji udara juga di GOR Ken Arok,” ungkap Wahyu.

Nantinya, hasil pengujian kualitas udara itu akan dibawa ke laboratorium dan hasilnya akan keluar sekitar satu bulan. Disitu, DLH Kota Malang akan mengevaluasi bagaimana kualitas udara yang terjadi selama satu tahun.

Topik
DLH Kota MalangWahyu SetiantoUji EmisiUji Emisi Kendaraan
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru