Mantan Teroris Ibaratkan Gagasan Rekrut Novel Baswedan dkk ke Polri sebagai Gol Bunuh Diri

Oct 04, 2021 15:27
Ken Setiawan (Foto: nu.or.id)
Ken Setiawan (Foto: nu.or.id)

JATIMTIMES - Mantan teroris sekaligus pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan turut menyoroti gagasan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk merekrut Novel Baswedan dkk ke Polri setelah diberhentikan dari KPK. Ken mengibaratkan langka tersebut sebagai bentuk gol bunuh diri. 

"Saya kira itu seperti gol bunuh diri, menyuntikkan racun ke dalam tubuh Polri karena bisa menjadi duri dalam daging. Karena ini berkaitan dengan pemahaman ideologi yang terindikasi radikalisme atas nama agama," ujar Ken dalam keterangannya, Minggu (3/10/2021).

Ken menyampaikan hal itu karena Novel bersama 56 orang lainnya telah diberhentikan dari karena tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK). Menurut Ken, Kapolri lebih baik fokus mengurus para pegawai honorer satuan kerja yang ada di sejumlah kepolisian resor.

"Mereka sudah bekerja selama bertahun-tahun. Namun, nasibnya tidak jelas, bahkan ada yang sudah delapan tahun pun tak ada kejelasan nasibnya," kata Ken.

Lebih lanjut, Ken mengaku memiliki beberapa kawan yang merupakan pegawai honorer satker di polres daerah Lampung yang sudah 8 tahun tidak jelas nasibnya. Mereka saat ini menjadi tanggungan kasatker masing masing. 

"Mereka itu sudah jelas integritas dan pengabdiannya, tak diragukan lagi, berbeda dengan 57 mantan pegawai KPK yang telah diberhentikan secara tidak hormat karena bermasalah dengan wawasan kebangsaan," ujar Ken.

Ken memahami, mungkin ada pertimbangan strategi politis di balik ide penarikan Novel dkk ke Polri. Namun, ia mengingatkan gagasan yang cukup populer itu tidak memiliki landasan kebangsaan yang kuat. 

"Saya kira ini tidak mendatangkan kebaikan di institusi Polri, tetapi justru mengoyak rasa keadilan di masyarakat, khususnya penggerak anti radikalisme di NKRI," pungkas Ken.

Topik
pelatih persik didepakNovel BaswedanKPK
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru