Wali Kota Sutiaji Optimis Kota Malang Segera Masuk PPKM Level 1

Oct 02, 2021 19:42
Wali Kota Malang Sutiaji (tengah) saat ditemui awak media usai melakukan kegiatan kedinasan di Jalan Ikan Gurami, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (2/10/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji (tengah) saat ditemui awak media usai melakukan kegiatan kedinasan di Jalan Ikan Gurami, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (2/10/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji meyakini dalam waktu dekat klasifikasi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Malang dapat turun menjadi Level 1. 

Di mana saat ini, berdasarkan penilaian atau assessment Kementerian Kesehatan RI, Kota Malang berada pada PPKM Level 2. Mengacu pada kondisi itu, Sutiaji meyakini setelah perpanjangan PPKM yang berakhir tanggal 4 Oktober 2021 nanti, PPKM di Kota Malang dapat turun level. 

"Terlebih lagi assessment nya Kementerian Kesehatan (sekarang, red) sudah ada di level 2, evaluasi dua hari lagi sepertinya sudah bisa masuk ke level 1 karena kemarin testing kita dan tracing kita belum terupdate," ungkap Sutiaji kepada JatimTIMES.com, Sabtu (2/10/2021).

Menurutnya, tracing dan testing yang dilakukan di Kota Malang sudah bagus. Bahkan orang nomor satu di Pemerintah Kota (Pemkot) Malang ini menuturkan, tracing dan testing di Kota Malang telah sesuai dengan ketentuan dari Pemerintah Pusat.

"Testing kita itu sebetulnya sudah bagus, tracing kita 1 banding 14 sampai 15, permintaan sana (pemerintah pusat, red) minimal 1 banding 10 dan itu belum terupdate saja," imbuh Sutiaji.

Selain itu, pihaknya juga menyinggung capaian vaksinasi di Kota Malang yang begitu cepat daripada wilayah di Malang Raya. Hal itu membuat ia yakin Kota Malang dapat segera menerapkan regulasi yang sesuai dengan PPKM Level 1

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif menyebutkan, berdasarkan data per hari Sabtu (2/10/2021), capaian vaksinasi di Kota Malang untuk dosis kesatu maupun dosis kedua terus mengalami kenaikan secara perlahan. 

"Capaian vaksinasi di Kota Malang dosis satu 80,98 persen, dosis dua 52,65 persen, dosis tiga (untuk tenaga kesehatan, red) 87,50 persen dan vaksin untuk lansia 44,09 persen," beber Husnul.

Mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang ini menuturkan, selain capaian vaksinasi yang terus mengalami kenaikan secara perlahan, untuk pasien di isolasi terpadu safe house Jalan Kawi, Kota Malang juga mengalami penurunan.

"Untuk pasien di isoter atau safe house Jalan Kawi saat ini tersisa 10 orang," sebut Husnul.

Lebih lanjut, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI hari ini pasien yang dirujuk untuk mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Lapangan Idjen Boulevard berjumlah 0 atau nihil. Sedangkan saat ini terdapat 18 pasien yang masih dalam perawatan. 

Kemudian untuk pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang saat ini tersisa 19 orang dengan okupansi Bed Occupancy Rate (BOR) sebesar 7,1 persen. 

Dengan angka-angka tersebut yang menunjukkan penanganan Covid-19 di Kota Malang semakin terkendali, pihaknya meyakini dan berharap Kota Malang dapat segera menerapkan PPKM Level 1.

Topik
VaksinasiBerita olahraga LumajangKota MalangWali Kota Malang SutiajiBerita MalangBerita Jatim.
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru