Akhir Tahun ETLE Bakal Dipasang di 8 Titik Kota Batu

Sep 30, 2021 20:14
Suasana di Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Suasana di Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Saat ini Kota Batu hanya memiliki satu Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) untuk memantau pelanggaran lalu lintas. Karena itu, pada akhir 2021 rencananya bakal ada penambahan delapan E-TLE.

Penambahan E-TLE itu untuk memaksimalkan perekaman pelanggaran lalu lintas. Seperti menerobos lampu merah, melawan arus, juga pengendara yang tidak menggunakan helm. Hal ini yang hingga kini dirasa belum maksimal. 

“Karena itu nanti E-TLE akan dimaksimalkan beroperasi selama 24 jam. Bahkan nanti bisa lebih jelas merekam wajah pengendara,” kata Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan.

I Nyoman menambahkan, fasilitas pada E-TLE itu memiliki resolusi tinggi, bahkan sampai bisa memantau pengendara yang ada di dalam mobil. Jadi nantinya pengendara yang berada di dalam bisa dipantau terkait penggunaan kelengkapan sabuknya.

Bahkan hanya dengan menggunakan E-TLE Polres Batu sudah mendapati 3 ribu pelanggaran lalu lintas sejak dioperasikan pada 18 Maret 2021 lalu. Nantinya E-TLE juga bisa berfungsi untuk mencegah potensi tindak kriminal.

Sementara itu Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menambahkan, penambahan E-TLE akan dilakukan paling lambat pada akhir tahun ini. “Sebagai kota wisata, kami berupaya yang terbaik demi kenyamanan wisatawan. Saat ini kami sedang berkoordinasi,” ungkapnya.

Dewanti pun sudah mulai memetakan di mana saja lokasi yang akan dipasang E-TLE. Sebab Dewanti memiliki harapan dengan kehadiran E-TLE itu bisa mengurangi angka kriminalitas di Kota Batu.

“Semoga nantinya saat pengendara tahu sedang dipantau bisa lebih tertib saat naik kendaraan, juga tidak ada kasus kriminalitas,” harap Dewanti.

Topik
electronic traffic law enforcementatlet sepatu roda kota malangKapolres Kota BatuWalikota Batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru