Jika Pemberlakuan Ganjil-Genap Diterapkan di Kota Batu, Bakal Diterapkan di 3 Titik Ini

Sep 30, 2021 15:52
Kemacetan yang terjadi di kawasan jalan Ir Soekarno, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)
Kemacetan yang terjadi di kawasan jalan Ir Soekarno, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)

JATIMTIMES - Jika dilakukan pemberlakuan ganjil genap, Polres Batu telah menetapkan tiga titik. Rencananya tiga titik itu di Jalan Ir Soekarno Pos Pendem, jalan menuju kawasan wisata Jawa Timur Park 2 dan simpang tiga Jalan Dewi Sartika Atas.

Hanya saja, Kota Batu masih belum akan melakukan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 43 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2, level 3 dan level 4 di Jawa-Bali. Sebab saat ini dirasa pemberlakuan ganjil genap masih belum diperlukan di Kota Batu.

Lantaran kondisi arus lalu lintas dirasa normal. Kasat Lantas Polres Batu, AKP Indah Citra Fitriani mengatakan, nantinya jika dimulai diterapkan, penerapannya dengan sistem kalender. Pada kendaraan dengan nomor polisi ganjil tidak diizinkan melintas saat tanggal genap.

“Itu berlaku sebaliknya, nopol genap gak diizinkan melintas saat tanggal ganjil,” ungkapnya. Nantinya agar warga tahu nomor polisi genap atau ganjil, dilihat dari nomor terakhir kendaraan.

Namun pemberlakuan ganjil genap berlaku untuk kendaraan roda empat dan lebihnya. Tetapi tidak berlaku untuk kendaraan seperti kendaraan roda dua, kendaraan dinas, kendaraan umum, ambulans, pemadam kebakaran, dan kendaraan yang memuat oksigen.

Pemberlakuan ganjil genap itu hanya diterapkan pada hari Sabtu dan Minggu. Hanya berlangsung selama 6 jam mulai pukul 12.00 sampai 18.00 WIB.

Sedang, AKBP I Nyoman Yogi menambahkan, pihaknya masih akan melakukan kajian terlebih dahulu bersama Polresta Malang Kota dan Polres Malang terkait hal tersebut. “Perlu ada koordinasi jadi tidak bisa dilakukan terpisah, ini harus berkesinambungan akan kontra produktif. Artinya ekonomi dan kesehatan harus seimbang,” katanya.

Sebab kebijakan ganjil-genap harus dilakukan secara aglomerasi atau tidak terpisah dengan Kota Malang dan Kabupaten Malang. Jadi penerapan pembatasan ganjil-genap harus dilakukan dengan komprehensif dan tidak parsial.

Topik
Nicholas Sean Purnamaadib makarimKasus miras di Blitarppkm kota batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru