Momen Haornas, Pemkot Malang Gelar Apel dan Senam Seger Terbatas

Sep 30, 2021 09:24
Suasana senam Malang Seger yang dilangsungkan sederet pejabat Pemkot Malang dalam peringatan Haornas 2021, di Stadion Gajayana, Kamis (30/9/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Suasana senam Malang Seger yang dilangsungkan sederet pejabat Pemkot Malang dalam peringatan Haornas 2021, di Stadion Gajayana, Kamis (30/9/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Momen peringatan hari olahraga nasional (Haornas) 2021 menjadi event pertama yang dilangsungkan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level.

Namun, aktivitas peringatan Haornas yang dilangsungkan di Stadion Gajayana pada Kamis (30/9/2021) pagi ini tak sepenuhnya digelar secara tatap muka. Sebab, kondisi Kota Malang yang masih dalam kategori PPKM Level 3, momen peringatan tersebut digelar secara hybrid (online dan offline).

Dalam kegiatan yang mengusung tema Desain Besar Olahraga Nasional Menuju Indonesia Maju ini, dilangsungkan apel pagi dan senam Malang Seger bersama Wali Kota Malang Sutiaji, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, dan peserta lain yang meliputi kepala Perangkat Daerah (PD) dan pejabat Pemkot Malang lainnya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan, momen Haornas tahun 2021 ini dilakukan dalam keterbatasan dengan dilangsungkan secara hybrid di semua wilayah kecamatan di Kota Malang.

"Haornas tahun 2021, karena masa pandemi kita lakukan dalam jumlah terbatas dengan protokol kesehatan ketat. Jadi kali ini secara hybrid, di stadion gajayana dalam, juga di 5 kecamatan dengan  konsentrasi pada senam Malang Seger yang kita sosialisasikan beberapa bulan lalu," ujarnya.

Peringatan Haornas 2021 secara nasional sejatinya telah dilangsungkan pada tanggal 9 September lalu. Namun karena semua daerah wajib mengikuti kegiatan tersebut, di Kota Malang diundur hari ini. Dengan mempertimbangkan status level PPKM, masih digelar secara terbatas.

Sedangkan, untuk event lainnya, bakal dilakukan jika Kota Malang bisa turun ke level 2. "Hal lain seperti kegiatan sepak bola sementara belom boleh dilaksanakan, termasuk juga gym yang di ruangan tertutup juga tidak boleh dilakukan. Event-event akan mulai dilakukan jika sudah level 2," jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji mengungkapkan, kontribusi dari para atlet mampu lebih dikuatkan. Sehingga bisa menjadi penyumbang berbagai medali, baik perunggu, perak, maupun emas.

"Desain besar olahraga akan membawa bagaimana motivasi dan kreasi kita ke depan, dalam mewarnai olahraga di Kota Malang," ungkapnya.

Di moment ini, tidak hanya memaknai olahraga kepada para atlet semata, melainkan juga untuk masyarakat agar mewujudkan Kota Malang sehat. Dalam hal ini, sebagai bentuk untuk terus mengajak masyarakat hidup sehat dengan berolahraga di titik-titik yang disediakan Pemkot Malang.

"Kami terus kuatkan, tahun 2022 juga kami akan membuat banyak space di area taman-taman yang memfasilitasi untuk olahraga masyarakat," tandasnya.

Dalam kesempatan ini, dilangsungkan pula pelepasan atlet menuju PON 2020 Papua untuk cabang olahraga (cabor) motor sebanyak 2 orang. Yakni, Daniel Herling Tangka (pelatih) dan Rafiie Geraldio Tangka (Atlet). Serta, dilangsungkan pemberian penghargaan beberapa atlet.

Topik
peringatan HaornasKota MalangWali Kota Malang SutiajiBerita MalangEvent MalangBerita Jatim
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru