Sering Jadi Arena Balap Liar, Jalan Besar Ijen Dipasang Pita Kejut

Sep 29, 2021 20:18
Petugas Satlantas Polresta Malang Kota bersama petugas Dinas Perhubungan Kota Malang saat melakukan pengecekan lokasi pemasangan pita kejut di Jalan Besar Ijen, Kota Malang, Rabu (29/9/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Petugas Satlantas Polresta Malang Kota bersama petugas Dinas Perhubungan Kota Malang saat melakukan pengecekan lokasi pemasangan pita kejut di Jalan Besar Ijen, Kota Malang, Rabu (29/9/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Malang Kota bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang bakal memasang speed trap atau pita kejut di beberapa ruas Jalan Besar Ijen, Kota Malang. 

Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Yoppy Anggi Khrisna mengatakan, pemasangan pita kejut dilakukan karena laporan dari masyarakat bahwa di sepanjang Jalan Besar Ijen, Kota Malang seringkali digunakan sebagai arena balap liar di malam hari dengan knalpot brong yang semakin meresahkan masyarakat.

"Sehingga tindak lanjut untuk mengantisipasi balap liar tersebut kami pasang speed trap agar tidak ada aksi kebut-kebutan di Jalan Besar Ijen," ungkap perwira yang akrab disapa Yoppy kepada JatimTIMES.com, Rabu (29/9/2021). 

Perwira dengan tiga balok dipundaknya ini menuturkan, pemasangan speed trap berupa pita kejut ini akan dipasang pada masing-masing ruas jalan di Jalan Besar Ijen. Pemasangan itu berfungsi memperkecil peluang masyarakat yang hendak melakukan aksi balap liar. 

"Nantinya pemasangan speed trap dilakukan mulai depan Gereja Ijen, lalu sebelum putar balik (U-Turn, red) juga akan kami pasang speed trap," tuturnya. 

Lebih lanjut, Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Malang Kota Iptu M. Sochib yang melakukan pengecekan lokasi pemasangan speed trap berupa pita kejut di Jalan Besar Ijen menambahkan, nantinya speed trap yang akan  dipasang berjumlah 10 titik. 

"Bentuk speed trap seperti di jalan tol, sehingga satu speed trap memiliki lima pita penggaduh," ujar Sochib. 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Dalops Dishub Kota Malang Donnie Haryono mengatakan, rencana pemasangan speed trap berupa pita kejut akan dirapatkan melalui Forum Lalu Lintas sebelum di implementasikan. 

"Kami survei dulu, berapa meter harus dipasang speed trap pita penggaduh. Setelah evaluasi, kami menggelar rapat Forum Lalu Lintas," terangnya. 

Jadi, nantinya masukan-masukan yang terdapat dalam Forum Lalu Lintas yang mengkaji secara komprehensif akan menjadi bahan pertimbangan dalam menerapkan pemasangan speed trap berupa pita kejut.

Topik
speed trapduta bacaKota MalangPolresta Malang KotaBalap LiarBerita MalangBerita Jatim
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru