Jelang Masa Purna, Pemkot Malang Beri Pembekalan Keterampilan

Sep 29, 2021 14:12
Wali Kota Malang Sutiaji (dua dari kiri) dalam acara Pembekalan dan Pelatihan Keterampilan Wirausaha bagi Pegawai Negeri Sipil yang akan pensiun di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Rabu (29/9/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (dua dari kiri) dalam acara Pembekalan dan Pelatihan Keterampilan Wirausaha bagi Pegawai Negeri Sipil yang akan pensiun di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Rabu (29/9/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

JATIMTIMES - Sebanyak 440 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bakal memasuki masa purna tugas atau pensiun. Hal ini menjadi perhatian khusus, agar para ASN tetap bisa beraktivitas dengan optimal.

Wali Kota Malang Sutiaji memberikan semangat kepada para ASN yang bakal menjalani purna tugas pada periode Oktober 2021 hingga Februari 2022 mendatang, dalam agenda Pembekalan dan Pelatihan Keterampilan Wirausaha bagi Pegawai Negeri Sipil yang akan pensiun di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Rabu (29/9/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Sutiaji bahkan mengajak para ASN untuk bernyanyi bersama dengan penuh semangat, salah satunya menyanyikan lagu Balonku.

Sutiaji menyampaikan, para ASN yang akan pensiun ini akan terjamin untuk memiliki tabungan hari tua. Di mana, proses tabungan yang dikerjasamakan dengan PT Taspen saat ini tengah dioptimalkan.

"PT Taspen menjamin bahwa pengurusan administrasi yang dulunya ribet, saat ini sudah tidak. Bahkan, kalau sampai ketahuan bikinnya ribet akan dapat sanksi dari PT Taspen pusat," ujar Sutiaji.

Dalam pengurusan tersebut, bakal dilakukan metode jemput bola oleh PT Taspen yang bekerja sama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang.

"Banknya nanti, PT Taspen bekerja sama dengan bank Himbara (BNI, Mandiri, BRI, BTN). Jadi begitu pensiun, boleh milih banknya, dipermudah," jelas Sutiaji.

Selain itu, keterampilan dasar dalam pembinaan ini dilakukan dengan fokus berurban farming. Yaitu, memanfaatkan lahan sekitar yang diberikan oleh Pemkot Malang melalui Perangkat Daerah (OPD) terkait. Hal ini sebagai bentuk peralihan pengisian waktu di masa pensiun tiba.
"Yang biasanya jam 7 pagi sudah siap bekerja, sekarang bagaimana untuk mengganti kebiasaan itu ketika pensiun. Makanya kita beri keterampilan dasar memanfaatkan lahan sekitar untuk dibuat urban farming. Supaya mereka lebih berdaya dan berguna," tandas Sutiajj.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Malang Totok Kasianto mengungkapkan, dari total 440 ASN yang bakal purna tugas di periode Oktober 2021 hingga Februari 2022 mendatang, yang dihadirkan dalam kegiatan pembinaan kali ini sejumlah 165 ASN pejabat struktural dan fungsional.

Para ASN diberikan pembekalan berkaitan dengan tabungan hari tua, pembekalan mental, dan keterampilan. Termasuk berkaitan dengan pemanfaatan urban farming, di mana melibatkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang.

"Kita undang Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) untuk keterampilan urban farming. Itu bisa menjadi pengisi waktu disamping nanti ada kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya," ungkap Totok Kasianto.

Topik
SutiajiASNPensiunTotok Kasianto
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru