Pemkab Malang Mudahkan Perusahaan Vaksinasi Karyawan Secara Mandiri, Ini Syaratnya

Sep 28, 2021 19:34
Suasana vaksinasi yang diikuti warga Kabupaten Malang (foto: istimewa)
Suasana vaksinasi yang diikuti warga Kabupaten Malang (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Percepatan vaksinasi terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Salah satunya dengan memberikan kemudahan bagi perusahaan untuk memvaksinasi karyawannya dengan cara berkoordinasi dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) setempat.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo menjelaskan bahwa perusahaan yang ada di Kabupaten Malang dapat mengajukan ke Muspika untuk kesiapan dosis vaksin. Hal itu agar kekebalan kelompok dapat segera tercipta.

“Jadi nanti karyawannya itu akan divaksin serentak di satu tempat. Vaksin disediakan pokoknya dikoordinasikan dengan Muspika. Contohnya di Kepanjen pengusaha-pengusaha berkolaborasi untuk menggelar vaksin begitu,” kata Arbani, Selasa (28/9/2021).

Arbani menjelaskan, mekanisme vaksinasi sendiri nantinya tetap akan di back up oleh tenaga kesehatan (nakes) dari Dinkes Kabupaten Malang. Sementara pengusaha-pengusaha hanya memberikan kontribusi untuk konsumsi para tenaga kesehatan, dan juga sewa tenda.

“Jadi begitu cukup ke Muspika saja semua akan diurus. Cuma pengusahanya yang menyediakan konsumsi bagi nakes dan peserta vaksin saja,” ungkap Arbani.

Program ini muncul karena dari 1000 perusahaan kurang lebih yang bermukim di Kabupaten Malang. Namun tidak sampai 100 perusahaan yang sudah memvaksinasi karyawannya di atas 70 persen.

“Dari Kadisnaker itu cuma ada 100 kurang perusahaan yang sudah memvaksinasi karyawannya 70 persen ke atas,” terang Arbani.

Arbani menyebut bahwa vaksinasi untuk karyawan perusahaan sangat penting. Hal itu untuk mencapai kekebalan komunal di kalangan perusahaan di Kabupaten Malang.

Berdasarkan data, Arbani menyebut bahwa warga Kabupaten Malang yang sudah tervaksin mencapai 33 persen.

“Kami masih 33 persen dosis pertama yang kedua antara 15 sampai 20-an persen jadi vaksin ini penting untuk memutus rantai penyebaran covid-19,” jelas Arbani.

Untuk ketersediaan vaksin sendiri, Arbani mengaku Kabupaten Malang masih memiliki. Saat ini tercatat masih ada 50 ribu lebih dosis vaksin jenis Sinovac.

“Ya masih aman jadi kami harap ada inisiatif dari perusahaan untuk segera mendaftarkan pekerjanya untuk divaksin,” tutup Arbani.

Topik
VaksinasiKabupaten MalangBerita MalangBerita Jatim
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru