Wujudkan Herd Immunity, Polresta Malang Kota Telah Suntikkan 27 Ribu Dosis Vaksin

Sep 27, 2021 20:27
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto saat meninjau proses vaksinasi di Panti Jompo Yayasan Peduli Kasih KNDJH, Kota Malang beberapa waktu lalu. (Foto: Humas Polresta Malang Kota)
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto saat meninjau proses vaksinasi di Panti Jompo Yayasan Peduli Kasih KNDJH, Kota Malang beberapa waktu lalu. (Foto: Humas Polresta Malang Kota)

JATIMTIMES - Polresta Malang Kota hingga saat ini telah membantu pemerintah dalam menjalankan program percepatan vaksinasi dan mewujudkan herd immunity. Setidaknya sudah 27 ribu dosis vaksin yang disuntikkan kepada seluruh kalangan masyarakat Kota Malang.

"Kita sudah capai sekitar 27 ribu dosis untuk Polresta sendiri," ungkap Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto kepada JatimTIMES.com, Senin (27/8/2021). 

Perwira yang akrab disapa Buher ini menuturkan, 27 ribu dosis vaksin yang telah disuntikkan kepada masyarakat Kota Malang mulai jenis Vaksin Covid-19 Sinovac dan Vaksin Covid-19 AstraZeneca. 

Namun Buher tidak menyebutkan secara detail terkait jumlah dari masing-masing jenis Vaksin Covid-19 yang telah disuntikkan baik dari jenis Sinovac maupun AstraZeneca. Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Kesehatan Kota Malang. 

"Sekarang dosis vaksin yang ada di Kota Malang sendiri 130 ribu (dosis, red) ini juga di kerjasamakan dengan Polresta, Kodim kita habiskan vaksin tetapi tujuannya harus tepat sasaran," ujar Buher.  

Buher mengatakan, untuk sasaran vaksinasi yang telah dilakukan hingga saat ini diantaranya masyarakat umum, pelajar SMA (Sekolah Menengah Atas) atau SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) atau sederajat dan masyarakat dalam kategori lanjut usia (lansia). 

"Karena kita melihat pelajar SMA/SMK Kelas 3 sebagian sudah tatap muka, bahkan ada SMK yang sudah latihan lapangan," tuturnya. 

Sehingga, semua pelajar yang telah memenuhi persyaratan harus segera divaksin. Mulai dari usia 12 tahun ke atas sesuai persyaratan yang telah ditentukan pada saat skrining. Pasalnya, saat ini di Kota Malang sendiri untuk siswa SMP (Sekolah Menengah Pertama) sudah mulai menjalani Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). 

"Vaksinasi di Kota Malang sudah mencapai 77 persen dosis pertama dan dosis kedua sudah diatas 50 persen tapi untuk lansia ada hitungannya lagi," ujar Buher yang dulunya pernah menjabat sebagai Kapolres Batu ini. 

Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Malang agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) 5M. Yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. 

Sebagai informasi, berdasarkan data pada laman infocovid19.jatimprov.go.id per hari Senin (27/9/2021) Kota Malang tergolong zona kuning yang berarti dalam risiko rendah. Untuk angka terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah tiga orang dengan total 15.406 orang. Kemudian pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 bertambah 1, sehingga total saat ini menjadi 1.118 orang.

Terakhir untuk angka kasus aktif saat ini berkurang 25, total menjadi 41 orang. Sedangkan angka kesembuhan bertambah 27 orang sehingga total masyarakat yang telah sembuh 14.247 orang. Sedangkan untuk persentase recovery rate sebesar 92,48 persen dan fatality rate menjadi 7,26 persen.

Topik
VaksinasiKota MalangPolresta Malang KotaAKBP Budi HermantoBerita JatimBerita Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru