Evaluasi PTMT Positif, Disdikbud Berencana Tambah Jam Pelajaran, Asalkan...

Sep 25, 2021 19:22
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana (Doc MalangTIMES)
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana (Doc MalangTIMES)

JATIMTIMES - Pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) di Kota Malang terus rutin dievaluasi setiap minggunya. Hasil evaluasi selama ini, masih menunjukkan hasil yang positif. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana SE MM, menjelaskan, melihat hasil yang positif, tak menutup kemungkinan jika nantinya akan terdapat penambahan pada jam pembelajaran siswa yang melakukan PTMT. 

Seperti diketahui, jika saat ini, PTMT yang dilakukan di sekolah maksimal dilakukan 4 jam atau 240 menit. Meski menerapkan maksimal 4 jam berada di sekolah, Disdikbud Kota Malang memberi kelonggaran terkait bagaimana teknisnya ke masing-masing sekolah.

“Kalau level kita turun jadi lebih bagus, pasti akan ditambah untuk jam belajarnya siswa," ungkap Suwarjana yang juga Plt Kepala Perpustakaan.

Lebih lanjut dijelaskannnya, untuk penambahan jam pelajaran siswa, tentunya tak bisa serta merta. Kondisi  Kota Malang tentunya akan terus menjadi pertimbangan untuk ditambah tidaknya jam pelajaran siswa. 

 "Karena itu, terus kita evaluasi rutin," paparnya.

Setiap sekolah rutin mengirimkan laporan evaluasi dari pelaksanaan PTM setiap minggunya. Apa yang dilaporkan sekolah tersebut, kemudian dikumpulkan dan dilakukan tindak lanjut atas apa yang menjadi bahan evaluasi.

"Setiap Sabtu dikirimkan laporannya, kemudian Senin kita olah (tindaklanjuti)," jelasnya.

Sementara itu, disampaikannya, jika hasil evaluasi selama ini masih positif. Hinga kini belum ada kasus penularan Covid-19 di lingkungan sekolah. Selain itu, dari sebelumnya beberapa orang tua yang masih ragu mengizinkan anaknya untuk melaksanakan PTM, kini telah mengizinkan untuk mengikuti PTM. 

"Orangtua yang sebelumnya canggung mengizinkan anaknya untuk PTM kini sudah mengizinkan. Yang kedua, imunitas dari anak-anak meningkat, mereka senang, guru senang," paparnya.

Hal ini, tentu tak lepas dari upaya Disdikbud Kota Malang dan pihak sekolah yang benar-benar tertib dalam melaksanakan dan mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes). Pengalaman sejak 2020 mengadakan simulasi PTM, juga menjadi pengalaman yang berharga dalam penerapan PTM saat ini.

Topik
aplikasi gogrinpembelajaran tatap mukaPanyerang Persik
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru