Giring Tuai Kritikan Usai Serang Anies Baswedan sebagai Pembohong, Ini Pembelaan PSI

Sep 23, 2021 10:33
Giring Ganesha (Foto: Liputan 6)
Giring Ganesha (Foto: Liputan 6)

JATIMTIMES - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) angkat bicara soal pernyataan Plt Ketua Umum Giring Ganesha dalam video yang viral pekan ini. Dikatakan bahwa pernyataan Giring terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bukanlah untuk penyebaran kebencian. PSI meyakini apa yang disampaikan Giring merupakan kebenaran.

"Bro Giring menyampaikan fakta-fakta kepada publik terkait kebohongan Gubernur Anies terhadap rakyatnya. Ini sangat jelas bukan penyebaran kebencian, melainkan pengungkapan kebenaran. Juga merupakan pendidikan politik kepada rakyat agar benar-benar cermat dalam memilih pemimpin," ujar Juru Bicara DPP PSI, Nanang Priyo Utomo, dalam keterangannya  Kamis (23/9/2021).

Ia juga mengatakan bahwa Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta memperlihatkan inkonsistensi antara pernyataan dan perbuatan. Uang Formula E dinilai perlu dipakai untuk penanganan pandemi Covid-19.

"Beliau mengatakan peduli dengan pandemi, tetapi ada anggaran yang dialokasikan untuk Formula E hampir Rp 1 triliun. Kalau benar-benar peduli, uang sebanyak itu ya dipakai untuk penanganan pandemi dan membantu rakyat yang terdampak," kata Nanang.

Pernyataan Giring juga dinilainya memperjelas langkah Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta yang mengusulkan hak interpelasi terkait Formula E. Apa yang dibicarakan Giring menurut Nanang adalah bentuk dukungan DPP PSI terhadap PSI DKI Jakarta.

"Antara interpelasi dengan pernyataan Bro Giring saling berkaitan dan selaras. Pernyataan Bro Giring justru menggarisbawahi dan mendukung langkah kawan-kawan di DPRD yang mengajukan interpelasi," ucapnya.

Nanang kembali menegaskan, pernyataan Giring ditopang data yang kuat. Misalnya terkait dana Rp 1 triliun sebagai commitment fee yang diambil dari APBD selama 5 tahun untuk Formula E.

Seperti diketahui, dalam video yang viral di media sosial, Giring menyatakan Anies selalu menampakkan diri peduli dengan penderitaan rakyat di masa pandemi. Padahal sesungguhnya hanya pura-pura peduli.

"Pura-pura peduli adalah kebohongan Gubernur Anies di tengah pandemi dan penderitaan rakyat. Rekam jejak pembohong ini harus kita ingat sebagai bahan pertimbangan saat pemilihan presiden 2024. Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong, jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan," kata Giring di video itu. 

Bahkan Giring mengatakan, APBD DKI Jakarta dibelanjakan Anies demi kepentingan ego pribadi untuk maju sebagai calon presiden RI 2024. Giring menilai Anies mengabaikan suara rakyat yang meminta pembatalan Formula E itu.

Pernyataan Giring itu tak ayal mendapatkan berbagai macam tanggapan dari sejumlah pihak. Tak sedikit sejumlah parpol yang menyatakan tidak sepakat dengan pernyataan Giring. Salah satunya yakni PPP.

PPP mengkritik Giring eks Nidji atas video yang beredar soal tudingannya ke Anies. Pernyataan Giring disebut sebagai preseden negatif bagi demokrasi Indonesia.

"Pernyataan Plt Ketua Umum PSI tentang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang tak layak maju dalam Pilpres 2024 karena dicap sebagai pembohong merupakan preseden negatif bagi konsolidasi demokrasi di Indonesia," kata Sekjen PPP Arwani Thomafi.

Arwani menyebut fungsi partai politik harusnya jadi perantara pendidikan politik bagi publik. Menurutnya, boleh saja melakukan kritik, namun harus dengan porsi yang benar.

Arwani juga mengkritik apa yang disampaikan Giring itu tidak mencerminkan gaya kepemimpinan anak muda. Tapi justru tersirat kebencian.

Topik
Giring GaneshaAnies Baswedanibnu imad
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru