Kian Terarah, Jalur Sepeda di Kota Malang Ditambah

Sep 22, 2021 13:36
Garis hijau memanjang jalur sepeda baru di kawasan Jl Ijen Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Garis hijau memanjang jalur sepeda baru di kawasan Jl Ijen Kota Malang. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Tren gowes atau bersepeda tampaknya masih terus eksis di Kota Malang. Hal inipun, masih cukup menjadi perhatian pemerintah agar para pesepeda berada di jalur yang semestinya saat tengah berkeliling kota.

Apalain, pengguna sepeda atau penggowes seakan masih menjadi aktivitas baru di tengah pandemi Covid-19. Baik kalangan dewasa, kawula muda, hingga anak-anak pun kerap terlihat di berbagai sudut perkotaan.

Melihat hal itu, kawasan jalur sepeda di Kota Malang ditambah. Yakni di sepanjang Jl Ijen, Jl Simpang Balapan hingga Jalan Jakarta. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan warga dan pecinta gowes.

Dari pantauan MalangTIMES, di kawasan Jl Ijen, jalur sepeda tampak berbeda titik-titik yang sebelumnya. Jika yang telah ada, jalur sepeda diblok dengan cat berwarna hijau di sepanjang pinggiran jalan, saat ini pengecatan jalur dibuat garis memanjang saja berwarna hijau. Kemudian, garis putus-putus diterapkan di kawasan persimpangan jalan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Heru Mulyono menyatakan, jalur sepeda tersebut dibuat khusus untuk memfasilitasi warga Kota Malang yang hobi berkegiatan bersepeda.

"Jadi untuk sementara, penambahan jalur sepeda ini kita buat melingkar di kawasan Ijen. Dari Ijen, ke Simpang Balapan ke Jalan Jakarta dan nanti jalurnya memutar lagi ke Ijen," katanya, Rabu (22/9/2021).

Pengecatan jalur baru sepeda ini juga dilakukan mengikuti kebutuhan dan pola yang berkembang di tengah masyarakat. Yang mana, tak hanya sekedar mengikuti tren, tetapi juga mengacu pada rencana pengembangan kawasan kota yang konsen di bidang pendidikan hingga kawasan heritage atau wisata.

Nah, kawasan Ijen ini dikatakan Heru, merupakan salah satu kawasan strategis jalur sepeda karena memiliki nilai heritage.

Terkait perbedaan desain, Heru mengungkapkan, hal itu disesuaikan dengan ketentuan baru dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tentang jalur sepeda. Sehingga, tidak dibuat dengan bentuk blok cat.

"Kami menyesuaikan dengan aturan baru di Kementerian. Jadi, tidak lagi dibuat blok cat," jelasnya.

Sementara, Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Malang Ngoedijono menambahkan, kawasan lain yang diproyeksikan dibuat jalur sepeda selain Ijen adalah kawasan Jalan Veteran dan kawasan Alun-Alun Merdeka. Namun, hal ini masih dalam tahap kajian agar sesuai dengan penataan di wilayah Kota Malang.

"Yang lain masih kita kaji dulu. Sambil yang sudah ada kita lakukan evaluasi. Intinya jalur sepeda ini dibutuhkan untuk menunjang arah perkembangan Kota Malang yang akan mengembangkan kawasan heritage dan menunjang di dunia pendidikannya," pungkasnya.

Topik
jalur sepedafilm the mediumDishub Kota Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru