PON XX Papua Siap Digelar, Pertandingan Esport Mulai 22 September 2021 Diikuti 188 Atlet

Sep 20, 2021 08:45
PON XX Papua (Foto: CIDISS)
PON XX Papua (Foto: CIDISS)

JATIMTIMES - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, rupanya sudah siap digelar. Sebanyak 188 atlet esport dari berbagai provinsi di Tanah Air diketahui telah tiba di Jayapura dan siap untuk berlaga di babak utama cabang olahraga eksibisi PON Papua mulai Rabu (22/9/2021).

Hal itu disampaikan oleh salah 1 pejabat Pengurus Besar Esport Indonesia (PB ESI). "Jumlah peserta yang mendaftar ada 200.000 tetapi yang terkumpul untuk bertanding kurang lebih ada 50.000, dan yang sudah hadir di Papua total atlet adalah 188 atlet," ujar Ketua Bidang Humas dan Komunikasi PB ESI Ashadi Minggu (19/8/2021).

Saat ini para atlet ditempatkan berada di Wisma Atlet yang berlokasi 1 komplek dengan lapangan Hoki dan Kriket. Ashadi menjelaskan bahwa panitia penyelenggara juga menerapkan sistem gelembung bagi para atlet guna membatasi pergerakan mereka demi menjaga kesehatan dan keamanan.

"Cuma di daerah ini atlet boleh bergerilya, jadi mereka tidak boleh ke mana-mana, ini dari sisi kita prokes kesehatan. Kedua, dari sisi keamanan juga," lanjut Ashadi.

Untuk menegakkan protokol kesehatan, sejumlah titik menuju arena pertandingan juga disematkan gambar untuk mengingatkan kembali penggunaan masker bagi mereka yang hendak memasuki area tersebut. Menurut Ashadi, para atlet yang melaju ke babak utama untuk berlaga secara offline di Papua juga diwajibkan untuk melakukan vaksinasi.

Ketua Kontingen Esports DKI Jakarta, Michael Eprafas, mengungkapkan persyaratan itu telah menjadi catatan penting bagi ESI DKI. Michael juga mengatakan beberapa atlet yang berangkat menuju Papua juga sudah divaksin. "Namun, ada beberapa juga yang belum, jadi langsung kami bantu untuk vaksinasi," ujarnya. 

Sementara, dari sisi atlet, Ahmad Egy Fauzan, pemain Free Fire yang mewakili provinsi Bangka Belitung kini menyiapkan diri untuk bertanding.

"Untuk persiapan latihan ditetapkan jadwal harian latihan jam 1 siang sampai jam 4 sore, setelah itu break, lanjut jam 8 sampai 11," papar atlet esport berusia 17 tahun itu.

Masuknya esport untuk dipertandingkan dalam ajang multievent ini, menurutnya, bisa menjadi tempat unjuk gigi para pemain esport dari daerah yang tidak terlihat potensinya. Eksibisi esport di PON Papua, lanjut Ahmad, juga bisa menjadi tempat pencarian bakat bagi klub-klub esport untuk mengincar para pemain yang potensial.

Topik
Pekan Olahraga Nasionalajang pon xxAshadiAshadiMichael EprafasKetua Kontingen Esportstimun
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru