Perkuat Kelembagaan Desa, FISIP UB Jalin Kerjasama dengan Pemdes Bumirejo Dampit

Sep 19, 2021 18:32
Dekan FISIP UB Dr Sholih Muadi SH MSi (tengah) bersama Kepala Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang Sugeng Wicaksono beserta jajarannya ketika akan penandatanganan kerjasama antara FISIP UB dengan Pemdes Bumirejo. (Foto: Dok. FISIP UB)
Dekan FISIP UB Dr Sholih Muadi SH MSi (tengah) bersama Kepala Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang Sugeng Wicaksono beserta jajarannya ketika akan penandatanganan kerjasama antara FISIP UB dengan Pemdes Bumirejo. (Foto: Dok. FISIP UB)

JATIMTIMES - Dalam rangka memperkuat kelembagaan desa, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) menjalin kerjasama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. 

Dekan FISIP UB Sholih Muadi mengatakan, kelembagaan desa merupakan salah satu komponen yang sangat penting untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Hal itu juga menjadi alasan mengapa kelembagaan desa harus diperkuat, sehingga dapat mendorong tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan atau Suistainable Development Goals (SDG's) Desa. 

Terlebih lagi, didukung dengan terbitnya Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Permendes PDTT) RI Nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 yang didalamnya juga berfokus untuk tercapainya SDG's Desa. 

Akhirnya, untuk memperkuat kelembagaan desa demi terwujudnya SDG's Desa, FISIP UB melakukan kerjasama dengan Pemdes Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Di mana, dalam proses penandatanganan kerjasama dihadiri oleh Dekan FISIP UB yang didampingi oleh Kepala BPPM (Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) FISIP UB Fauzi Said dan Tim Dosen Berkarya (Dokar) yang diketuai oleh Arief Setiawan. 

"Selain memperkuat kelembagaan desa di tengah upaya pemerintah dalam mendorong terwujudnya SDG's Desa, penandatanganan ini juga menjadi bagian dari capaian Program Dosen Berkarya (Dokar) yang dicanangkan oleh Universitas Brawijaya," ungkapnya dalam  keterangan resmi yang diterima JatimTIMES.com, Minggu (19/9/2021). 

Mantan Ketua Jurusan Politik, Pemerintahan dan Hubungan Internasional (PPHI) FISIP UB ini menambahkan, sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Perguruan Tinggi dituntut untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

"Tidak sekedar menjadi menara gading," imbuhnya. 

Sementara itu, mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini berharap, ke depan kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi di Desa Bumirejo, dapat memberikan dampak yang positif bagi optimalisasi potensi desa yang ada. 

"Di mana endingnya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Bumirejo," katanya. 

Senada dengan Sholih, Kepala Desa Bumirejo Sugeng Wicaksono mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh FISIP UB yang bersedia menjalin kerjasama dengan Pemdes Bumirejo dalam memperkuat kelembagaan desa. 

"Kami menyambut baik dan mendukung program pengabdian, penelitian serta pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh para dosen FISIP UB di wilayah kami," tuturnya. 

Sebagai informasi, pada Program Dosen Berkarya FISIP UB yang diketuai Arief Setiawan ini, terdapat empat jalinan kerjasama. Yakni dengan Desa Jabang Kras, Kabupaten Kediri, Komunitas Masyarakat Sobogenting di Villa Bukit Tidar, Kampung Tangguh di Kota Malang dan Kawasan Kepulauan di Kabupaten Sumenep.

Topik
FISIP UBkelembagaan desapelatihan da'iyah
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru