Dorong Herd Immunity, Khofifah Bersama Forkopimda Jatim Kunjungi Vaksinasi Massal di UB

Sep 18, 2021 16:38
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kerudung putih) bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta saat meninjau gelaran vaksinasi di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya, Sabtu (18/9/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kerudung putih) bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta saat meninjau gelaran vaksinasi di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya, Sabtu (18/9/2021). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur (Jatim) mengunjungi gelaran vaksinasi yang digelar oleh Universitas Brawijaya (UB), Ikatan Alumni UB (IKA UB) dan Badan Usaha Kesehatan (BUKes) UB di Gedung Samantha Krida UB, Sabtu (18/9/2021). 

Hadir dalam kunjungan tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Rektor UB Prof Nuhfil Hanani dan Ketua Umum IKA UB Prof Ahmad Erani Yustika. 

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pihaknya akan terus mendorong segala bentuk kegiatan yang dilakukan oleh perguruan tinggi khususnya UB dalam melakukan percepatan vaksinasi. 

"Jadi kehadiran Universitas Brawijaya yang secara terus menerus melakukan vaksinasi tidak hanya di kampus, tetapi juga di berbagai area, tetap kami butuhkan pak rektor," ungkap Khofifah ketika memberikan sambutan. 

Orang nomor satu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim ini menuturkan, kebutuhan vaksinasi masih harus terus dilakukan secara masif, khususnya di wilayah Malang Raya agar dapat mempercepat tercapainya Herd Immunity di masing-masing daerah maupun di Provinsi Jatim. 

"Tapi tetap kita harus mendorong bagaimana masyarakat bisa mengakses untuk mendapatkan vaksinasi baik dosis satu maupun dosis kedua," ucapnya. 

Dalam kesempatan ini, Khofifah juga mengucapkan banyak terima kasih kepada keluarga besar UB yang telah menggelar kegiatan vaksinasi massal bagi civitas akademika UB, pegawai, purna tugas, mahasiswa, alumni UB dan masyarakat umum. 

Tidak lupa, Khofifah juga mengucapkan terima kasih kepada para tenaga kesehatan (nakes) yang telah berjuang sekuat tenaga menjadi garda terdepan dalam menangani Covid-19 serta pelaksanaan vaksinasi. 

"Semua elemen saya mohon juga tetap mohon bisa bergotong royong melakukan percepatan vaksinasi," ujarnya. 

Sementara itu, Rektor UB Prof Nuhfil Hanani mengatakan, pihaknya sangat berbahagia dalam gelaran vaksinasi massal yang diinisasi oleh IKA UB ini, UB dapat turut andil dalam upaya percepatan vaksinasi demi meningkatkan herd immunity di Jawa Timur. 

"Ini merupakan hal luar biasa dan mudah-mudahan dengan vaksinasi ini bisa mempercepat supaya pandemi segera pergi ke langit," tuturnya. 

Selain itu, Nuhfil dengan kehadiran jajaran Forkopimda Jatim pihaknya berharap agar semua pihak dari berbagai unsur mulai dari akademisi, birokrat, TNI, Polri selalu kompak untuk saling bahu membahu dalam melakukan percepatan vaksinasi yang berada di wilayah Malang Raya pada khususnya dan Jawa Timur pada umumnya. 

Lebih lanjut, Ketua Umum IKA UB Prof Ahmad Erani Yustika mengungkapkan, sebagai upaya percepatan vaksinasi IKA UB sudah melakukan kegiatan vaksinasi massal sebanyak empat kali di beberapa daerah berbeda. Yakni di DKI Jakarta dan di Malang. 

"Vaksinasi yang pertama kita lakukan sekitar 2.000 di Malang Raya, kemudian di DKI Jakarta kita menyelenggarakan 5.000 vaksinasi untuk alumni dan masyarakat, dan yang sekarang 8.000 dari total 15 ribu vaksinasi yang kita lakukan," bebernya. 

Untuk jenis Vaksin Covid-19 yang digunakan untuk di Malang Raya dan DKI Jakarta adalah Vaksin Covid-19 Sinovac. Sedangkan untuk vaksinasi yang digelar pada hari ini menggunakan jenis Vaksin Covid-19 Astra Zeneca. 

Pihaknya berharap dengan kegiatan vaksinasi ini, selain mempercepat vaksinasi agar Herd Immunity dapat segera tercapai juga dapat memberikan penyadaran bagi masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan yang didukung dengan vaksinasi. 

"Karena dengan vaksinasi sekian banyak aktivitas sosial, pendidikan, ekonomi dan seterusnya itu bisa dipulihkan kembali dengan lebih baik," pungkasnya.

Topik
Khofifah Indar Parawangsavaksinasi massalRektor UB Nuhfil Hanani
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru