Maksimalkan Pengelolaan Sampah, DLH Kota Malang Tambah 2 Unit Truck Compactor

Sep 18, 2021 10:09
Petugas DLH Kota Malang saat proses memasukkan sampah ke dalam truck Compactor. (Foto: Instagram @dlhkotamalang).
Petugas DLH Kota Malang saat proses memasukkan sampah ke dalam truck Compactor. (Foto: Instagram @dlhkotamalang).

JATIMTIMES - Permasalahan sampah di Kota Malang hingga kini masih menjadi salah satu PR yang urung tuntas. Apalagi, semakin hari tumpukan sampah juga cukup tinggi.

Hal ini yang diupayakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang untuk terus melakukan penanganan sampah secara optimal. Salah satunya dengan penambahan pengadaan 2 unit truck compactor atau pengangkut sampah yang tertutup.

Kepala DLH Kota Malang Wahyu Setianto menyatakan, penambahan 2 unit armada pengangkut sampah ini dirasa perlu karena bisa lebih banyak menampung sampah. Anggaran yang digelontorkan untuk armada ini senilai Rp 2 Miliar.

"Di 2021 ini kita ada nambah lagi alat compactor, jadi pengangkut sampah yang tertutup. Jadi itu lebih banyak isinya karena bisa dipress, ada alatnya.
Dan bisa menampung lebih banyak, kami sesuaikan anggaran ya, 1 jenis Compactor sekitar Rp 1 Miliar, kita ada 2 unit nanti," ujarnya.

Wahyu menjelaskan, penambahan armada ini dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja dari pengelolaan sampah di Kota Malang. Terlebih dengan kondisi perkotaan, pengangkut sampah yang tertutup lebih optimal.

Selain lebih mempercantik tampilan dengan tidak terlihatnya tumpukan sampah yang menggunung, juga menghindari adanya sampah-sampah yang terjatuh di jalanan saat dilakukan pengangkutan. Yang mana, hal itu bisa menjadi pengganggu pengguna jalan.

"Di kota-kota modern ini selalu diterapkam, biar sampah-sampah itu nggak kelihatan.
Selama ini ita pakai truk sampah ditutup jaring-jaring, kan masih kelihatan. Masyarakat sering ngeluh, dan kadang-kadang masih ada yang jatuh sampahnya. Kalau sudah pakek Compactor, bisa di press masuk dan volume lebih banyak," jelasnya.

Untuk diketahui, selama ini Kota Malang sejatinya telah memiliki 10 unit truck Compactor. Dengan penambahan itu, dalam waktu dekat DLH Kota Malang akan mempunyai 12 unit truck Compactor yang akan mengangkut sampah di lima kecamatan di Kota Malang.

Hal ini juga sebagai upaya agar sampah yang diangkut lebih maksimal, mengingat potensi sampah di Kota Malang sendiri sangat banyak, yakni mencapai sekitar 700 ton sampah per hari.

"Kita sudah ada 10 truck Compactor, dan ini juga terus dimanfaatkan. Karena terus kita lakukan pemeliharaan terus. Sehingga nanti bisa lebih banyak bisa menampung sampah-sampah," pungkasnya.

Topik
penanganan sampahKota MalangTruk pengangkut sampahDLH Kota MalangWahyu Setianto
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru