Anggaran Defisit, Bupati Sampang Pangkas Banyak Kegiatan

Sep 16, 2021 19:12
Suasana saat berlangsungnya rapat paripurna penyampain nota penjelasan bupati Sampang tentang raperda PAPBD di ruang graha DPRD.Kamis(16/9/2021)foto(Abd Syukur/Sampang TIMES)
Suasana saat berlangsungnya rapat paripurna penyampain nota penjelasan bupati Sampang tentang raperda PAPBD di ruang graha DPRD.Kamis(16/9/2021)foto(Abd Syukur/Sampang TIMES)

JATIMTIMES - Pandemi Covid-19 memaksa Pemerintah Kabupaten Sampang melakukan banyak perubahan anggaran. Termasuk di dalamnya memangkas banyak kegiatan. Perubahan anggaran pun dilakukan berulang kali untuk menyesuaikan ketersediaan anggaran. 

“Karena pandemi kami harus beberapa kali melakukan perubahan anggaran, sehingga secara pelaksanaan kegiatan kita memang banyak berkurang, karena defisit anggaran,” kata Bupati Sampang H.Slamet Junaidi, usai mengikuti rapat paripurna tentang Nota Penjelasan Bupati Sampang terhadap Raperda Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2021, di ruang Graha Paripurna DPRD Sampang, Kamis (16/9/2021).

 Slamet mengatakan, perubahan anggaran dilakukan karena terjadinya defisit anggaran di Kabupaten Sampang di masa pandemi Covid-19. 

Dalam kesempatan itu dia juga menyatakan menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang supaya menyiapkan program yang tersisa adalah program yang berkualitas dan berdasarkan kebutuhan yang dianggap lebih mendesak. 

“Sehingga kami instruksikan pada pak Sekda, bagaimana OPD bisa mengubah RKA dengan program-program yang bermanfaat, sehingga dengan kondisi anggaran yang seperti ini ketika ada program yang tidak pro kepada masyarakat akan  dicoret,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sidang paripurna digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang. Hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD, Wakil DPRD, Bupati Sampang,Forkopimda, Anggota DPRD, Asisten,Staf Ahli,Pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Sampang serta Camat se-kabupaten Sampang.

Paripurna diawali dengan penyampaian Sekretaris Dewan (Sekwan)Kabupaten Sampang H. Moh Anwari yang mengatakan bahwa rapat paripurna tersebut dihadiri oleh 30 anggota DPRD, sementara 15 anggota DPRD lainnya tidak hadir dengan keterangan izin.

Rapat paripurna yang dibuka langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Sampang Fadol yang didampingi Wakil DPRD mengatakan, Paripurna ini sudah sesuai dengan tata tertib DPRD Nomor 14 Tahun 2019 pasal 107 ayat 1.

Selain itu kata Fadol bahwa sebelum diparipurnakan  Badan musyawarah (BANMUS) telah mengadakan rapat dengan TAPD kabupaten sampang dan tim raperda kabupaten Sampang guna membahas surat bupati sampang

"Pada tanggal 13 september tahun 2021 nomor 900/706/434.302/2021.perihal penyampaian dokumen hal-hal peraturan daerah tentang perubahan PAPBD tahun anggaran 2021,” kata fadol.

Topik
berita sampangfadolDPRD SampangKoramil Larangan Pamekasan
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru