UIN Malang Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional AICOLLIM, Ini Pesan Rektor Zainuddin

Sep 15, 2021 19:12
Flyer forum Asosiasi Dosen Ilmu-Ilmu Adab (ADIA) se Indonesia dan juga  3rd Annual Internasional Conference on Language, Literatur and Media (AICOLLIM) secara virtual (Ist)
Flyer forum Asosiasi Dosen Ilmu-Ilmu Adab (ADIA) se Indonesia dan juga  3rd Annual Internasional Conference on Language, Literatur and Media (AICOLLIM) secara virtual (Ist)

JATIMTIMES - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang menjadi tuan rumah dalam kegiatan bergengsi, The  3rd Annual Internasional Conference on Language, Literatur and Media (AICOLLIM) sekaligus pertemuan forum Asosiasi Dosen Ilmu-Ilmu Adab (ADIA) se-Indonesia secara virtual, pada Rabu (15/9/2021).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang harusnya diselenggarakan pada 2020, namun tertunda lantaran pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai.

3

Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr Zainuddin MA, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya event bergengsi ini. Menurutnya, forum seperti ini merupakan forum yang sangatlah penting. Tiga hal yang saling berkaitan, yakni bahasa, sastra dan media dikupas secara detail.

Perkembangan saat ini yang semakin maju, tentunya berpengaruh terhadap berbagi aspek. Hal ini selaras dengan era revolusi industri 4.0, di mana internet menjadi sebuah perubahan. Meskipun begitu, tiga hal yang sebelumnya disebut, yakni bahasa, sastra dan media menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan dan saling berhubungan.

"Forum ini (AIDA) merupakan forum yang tepat untuk berdiskusi bagaimana menekan tata bahasa yang baik. tentunya harus belajar juga dari para sastrawan yang menggunakan bahasa indah yang dapat dipahami dan dinikmati," jelasnya.

Begitu pun untuk media, tentunya mempunyai andil dan juga porsi yang besar dalam pengaruh membangun Indonesia. Untuk itu, lewat forum ini, pihaknya berharap, dapat menghasilkan sebuah pemikiran atau rumusan yang baik serta memberikan dampak ataupun manfaat positif kepada para peserta.

"Harapannya, dosen dan mahasiswa dapat saling menggunakan bahasa yang baik, santun, bijak dan memahami etika, sehingga dalam penggunaan di masyarakat bisa dimengerti dan diterima. Termasuk juga saat menggunakan sosial media," paparnya.

2

Ketua AIDA Dr H Barsihannor menjelaskan, jika hal ini merupakan sebagai upaya alam menggali gagasan serta membangun jaringan atau networking seluas-luasnya. Kegiatan ini dilangsungkan selama dua hari diikuti oleh lebih dari 200 peserta.

"Meski sempat tertunda, forum ini tetap dapat menghasilkan pemikiran maupun gagasan yang bermanfaat guna menyongsong revolusi industri 5.0. Tapi evaluasi untuk kegiatan kedepan tetao dilaksanakan sekaligus mengagendakan program untuk yang akan datang," tuturnya.

1

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag Prof Suyitno, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Pada kesempatan itu, pihaknya menyampaikan, agar mengisi perkembangan revolusi industri dengan hal-hal yang positif dan edukatif. Perguruan tinggi juga diharapkan responsif terhadap segala perubahan, terlebih lagi dalam perkembangan revolusi industri.

"Dengan begitu fakultas adab dan humaniora tentunya akan mendapatkan perhatian dan posisi yang semestinya dari masyarakat. Makanya kegiatan serupa harus di kawal dengan baik sebagai bagian tradisi akademik yang relevan dengan kebutuhan zaman," terangnya. 

Topik
UIN Maliki Malangidris almarbawisea games vietnam 2021
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru