DED Berproses, Rencana Pembangunan Skate Park Kota Malang Tunggu PAK

Sep 14, 2021 18:09
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Wahyu Setianto. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Wahyu Setianto. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Berbagai proyek pembangunan untuk terus mengoptimalkan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) terus digencarkan di Kota Malang. Seperti penambahan atau pengelolaan taman-taman di beberapa titik.

Salah satunya, rencana pembangunan taman dan skate park di bawah Jembatan Kedungkandang. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang saat ini tengah memproses detail engineering design (DED) dari taman yang dijadwalkan akan mulai dibangun tahun 2022 mendatang itu.

Kepala DLH Kota Malang, Wahyu Setianto mengatakan, dalam perencanaan Detail Engineering Design (DED) pembangunan Taman Kedungkandang tersebut, pihaknya saat ini telah menyiapkan sejumlah nama yang telah disetorkan kepada Wali Kota Malang Sutiaji.

Nama-nama yang enggan dibocorkan ini, menurut Wahyu, nantinya akan dipilih untuk kemudian menjadi nama taman di wilayah kawasan timur tersebut. Sembari, menunggu hasil perubahan anggaran keuangan (PAK) guna memastikan alokasi anggaran yang akan digelontorkan untuk pembangunan taman tersebut.

"Saat ini kami masih menunggu DED-nya. Anggarannya kami masih menunggu di PAK," ujarnya.

Meski begitu, pihaknya optimis pembangunan taman dan skate park akan mampu menambah RTH di Kota Malang yang saat ini masih jauh dari target. Di mana, berdasarkan aturan perundang-undangan nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang sebuah daerah setidaknya harus memiliki minimal 20 persen RTH publik, dan 10 persen untuk RTH Private.

Bentuk dari RTH sendiri beragam, mulai dari taman, alun-alun, hingga median jalan. Yang mana, beberapa jenis ini untuk mewadahi fungsi ekologis, estetis, sosial dan ekonomi. Karena, beberapa titik area juga terus dilakukan penanaman pohon sebagai upaya memenuhi target tercapainya RTH publik di Kota Malang.

Lebih jauh, menurut Wahyu, dengan dibangunnya taman-taman ini nantinya sebagai pemecah keramaian di pusat kota. Terlebih, saat ini juga telah ada jembatan Kedungkandang yang banyak dilalui masyarakat.

"Rencana taman baru ini Insya Allah akan memecah keramaian, dan membuka peluang di sana. Sehingga perekonomian di wilayah tersebut juga berjalan," pungkasnya.

Topik
Ruang Terbuka HijauWabup Lumajang marahKota MalangWahyu SetiantoDLH Kota Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru