Antisipasi Tanah Longsor, BPBD Kota Batu Siapkan Anggaran Rp 550 Juta untuk Tambah 5 EWS

Sep 14, 2021 18:02
Salah satu petugas saat melakukan pengecekan EWS di Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Salah satu petugas saat melakukan pengecekan EWS di Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES - Pergerakan tanah yang memicu bencana tanah longsor terbilang rawan terjadi di Kota Batu. Lantaran Kota Apel itu didominasi topografi perbukitan berkontur miring. Untuk mengantisipasi itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera menambahkan memasang Early Warning Score (EWS).

Dalam waktu dekat, EWS atau sistem pendeteksian dini tanah longsor akan segera dipasang. Setidaknya, ada lima EWS yang akan dipasang di tiga desa di Kecamatan Batu dan Kecamatan Bumiaji.

“Ada lima EWS baru akan ditempatkan Desa Gunungsari sebanyak tiga unit, Desa punten satu unit, dan Desa Sumber Brantas sebanyak 1 unit,” kata Kasi Penanggulangan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Batu, Gatot Nugroho, Selasa (14/9/2021).

Dengan ditambahnya tiga unit di Desa Gunungsari, sehingga totalnya menjadi lima unit. Lalu di Desa Sumber Brantas menjadi menjadi tiga unit, sementara di Desa Punten untuk pemasangan yang pertama.

“Sebelumnya EWS ini sudah tersebar di Desa Gunungsari ada di dua titik. Kemudian si Desa Sumber Brantas dua titik. Desa Tulungrejo dan Desa Sumberejo satu titik,” tambahnya.

Pemasangan alat tersebut menurutnya diprioritaskan pada lokasi yang berada di lereng yang rawan bencana. Kemudian di bawah lereng terdapat permukiman dan kerapatan vegetasi mulai berkurang atau jarang.

Lima unit EWS tambahan itu direncanakan memakan anggaran kurang lebih Rp 550 juta. Rencananya, EWS akan dipasang dalam waktu dekat. Selain itu, pemasangan lebih banyak di Kecamatan Bumiaji karena kawasan tersebut berpotensi tinggi rawan longsor karena topografinya berkontur miring. 

Ia menambahkan, daerah rawan tanah longsor ada di empat titik. Empat lokasi itu ada di Desa Gunungsari, Desa Sumber Brantas dan Desa Tulungrejo.

Tiga desa itu seluruhnya ada di Kecamatan Bumiaji. Sedangkan satu desa di Desa Sumberejo di Kecamatan Batu. Karena itu untuk mengantisipasi lebih dini bahaya tanah longsor, BPBD Kota Batu melakukan monitoring melalui EWS.Mengingat setiap kali turun hujan, potensi tanah longsor di Kota Batu cukup tinggi.

Topik
Tanah LongsorKota Batualat deteksi longsor
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru