Hadiah Haornas, Dua Atlet Dansa Kota Malang Persembahkan Prestasi Internasional

Sep 13, 2021 09:01
Atlet dansa Kota Malang yang berhasil meraih prestasi di ajang internasional yakni Beatrix Anindita Larasati (kiri) dan Evelyn Alexia Ariella. (Foto: IODI Kota Malang)
Atlet dansa Kota Malang yang berhasil meraih prestasi di ajang internasional yakni Beatrix Anindita Larasati (kiri) dan Evelyn Alexia Ariella. (Foto: IODI Kota Malang)

JATIMTIMES - Dalam momentum Hari Olah Raga Nasional tahun 2021, sederet atlet dansa yang tergabung dalam organisasi Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kota Malang berhasil menorehkan prestasi di ajang kompetisi internasional. 

Ketua Umum IODI Kota Malang Inchie Indrawati mengatakan, setidaknya dalam tahun 2021 terdapat beberapa atlet dansa Kota Malang yang berprestasi di ajang kompetisi nasional maupun internasional. 

"Yang kita juarai beberapa event competition online luar negeri seperti Korea, Taiwan, Filipina
dan banyak menjuarai kompetisi nasional juga," ujarnya kepada JatimTIMES.com, Senin (13/9/2021). 

Beberapa atlet yang berhasil meraih prestasi nasional maupun internasional yakni Beatrix Anindita Larasati (11), Evelyn Alexia Ariella (11), Arriela Estee (9) dan Patricia Trisno (19).

Seperti Beatrix, dirinya berhasil meraih peringkat pertama di ajang Korea Open Online Dancesport Championship 2021 pada empat kategori. Kemudian juga berhasil meraih peringkat pertama di ajang Metro Classic Online Dancesport Championship 2021 di tiga kategori Juvenile 2 Female. 

Lalu untuk Evelyn juga berhasil meraih peringkat pertama Juvenille Duo Dance di ajang Philippines Open Dancesport Competition Central Ball 2021. Selain itu baru-baru ini dirinya juga berhasil meraih juara Champion Duo Juvenille Female CCC Jive Metro Classic Online Dancesport Championship.

Untuk Ariella juga pernah meraih peringkat tiga Juvenille 1 Female CCC di ajang Manila Open Online Dancesport Competition. Lalu peringkat empat Juvenille 1 Female Samba di ajang Metro Classic Online Dancesport Championship. 

Lebih lanjut untuk atlet Patricia Trisno juga berhasil meraih peringkat pertama dalam tiga kategori sekaligus di ajang The 109th Academic Year Sports Dance Championship Of The University Of The Republic of China 2021. Lalu peringkat kedua dalam empat kategori di ajang The 20th Seoul Cup Korea Open Online Dancesport Championship 2021. 

Kemudian dirinya berhasil meraih peringkat pertama di dua kategori yakni grade B dan D latin female dalam ajang 7th Gensan Summer Youth Fest 1st Online Dancesport Competition 2021. 

Prestasi-prestasi tersebut hanya beberapa dari sekian banyak prestasi yang berhasil ditorehkan dan mengharumkan nama Kota Malang di kancah nasional maupun internasional. 

Inchie menuturkan, raihan prestasi tersebut tidak lepas dengan kerja keras para atlet dalam latihan dansa yang diakomodir oleh IODI Kota Malang dengan mendatangkan pelatih dansa dari Surabaya. 

"Latihan rutin online seminggu dua kali, latihan offline seminggu satu sampai dua kali di Surabaya dengan prokes ketat," tuturnya. 

Menurutnya, dengan saling bekerjasama dan berkomunikasi yang baik dengan para atlet, orang tua serta pelatih, membuat semangat para atlet untuk meraih juara lebih besar. 

Terkait kategori dancesport yang berada dalam naungan IODI Kota Malang Inchie mengatakan terdapat beberapa jenis, yakni Dansa didalamnya terdapat Ballroom Dance dan Latin Dance, Hip Hop, Breaking, Traditional Dancesport dan Show Dance.

"Semua atlet keseluruhan yang sudah masuk Puslatkot untuk Porprov VII/2022 berjumlah 26 atlet, kalau khusus dansa 7 orang," bebernya. 

Sementara itu, terkait dukungan dari pihak-pihak terkait, Inchie mengatakan selama ini KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kota Malang sangat memerhatikan para atlet khususnya atlet danscesport. 

"Seperti vaksinasi para atlet, test fisik dan bantuan puslatkot di tengah Covid-19," ujarnya. 

Terakhir, pihaknya berharap kedepan agar para atlet terus berlatih dengan keras. Meskipun di tengah kondisi pandemi Covid-19, tidak menyurutkan semangat para atlet dalam berkompetisi. 

"Kondisi globalnya kami ingin agar pandemi ini segera mereda, sehingga proses pelatihan atlet-atlet kami khususnya dan atlet cabor lain umumnya bisa maksimal tanpa takut berinteraksi dengan tim atau para pelatihnya," pungkasnya.

Topik
atlet dansa kota malangdansa kota malangbantuan sekolah lumajangatlet kota malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru