Mulai Besok, KAI Daop 8 Surabaya Wajibkan Seluruh Pelanggan Tervaksin dan Tiadakan Syarat STRP 

Sep 13, 2021 12:40
Calon pelanggan kereta api saat menunjukkan bukti kepada petugas bahwa dirinya telah tervaksin. (Foto: Humas KAI Daop 8 Surabaya)
Calon pelanggan kereta api saat menunjukkan bukti kepada petugas bahwa dirinya telah tervaksin. (Foto: Humas KAI Daop 8 Surabaya)

JATIMTIMES - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya mengeluarkan syarat dan kebijakan terbaru bagi calon pelanggan Kereta Api (KA) Lokal maupun KA Jarak Jauh yakni kewajiban sudah tervaksin Covid-19 minimal dosis pertama.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arief mengatakan, kebijakan tersebut mulai diberlakukan terhadap pelanggan KA Lokal maupun KA Jarak Jauh pada hari Selasa (14/9/2021).

Mengenai kebijakan baru tersebut, Luqman menuturkan hal itu merupakan penyesuaian dari dikeluarkannya Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI Nomor 69 Tahun 2021.

"Dengan diberlakukannya syarat vaksin tersebut, maka syarat STRP (Surat Tanda Registrasi Pekerja, red), Surat Tugas, atau surat keterangan lainnya tidak lagi menjadi syarat bagi pelanggan KA Lokal," ungkapnya kepada JatimTIMES.com, Senin (13/9/2021). 

Nantinya, calon pelanggan dapat memberikan bukti telah tervaksin kepada petugas yang berjaga di area pintu masuk. Kemudian pihaknya akan melakukan pengecekan melalui layar komputer petugas boarding sebelum naik kereta. 

Lebih lanjut, Luqman menyampaikan bahwa data vaksinasi akan otomatis muncul pada layar komputer petugas boarding. Hal itu dikarenakan KAI telah mengintegrasikan aplikasi PeduliLindungi dengan sistem boarding.

Pihak KAI juga mewajibkan kepada calon pelanggan saat melakukan pembelian atau pemesanan tiket KA Lokal untuk menyertakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Jika data tidak muncul pada layar komputer petugas, maka pemeriksaan akan dilakukan secara manual dengan menunjukkan kartu vaksin calon pelanggan," tuturnya. 

Sementara itu, untuk syarat sudah tervaksinnya calon pelanggan minimal dengan dosis pertama juga berlaku bagi calon pelanggan KA Jarak Jauh. Namun, perbedaannya terletak pada kewajiban calon pelanggan yang harus menyertakan hasil negatif Covid-19.

Untuk hasil negatif Covid-19 dapat ditunjukkan oleh para calon pelanggan dengan hasil tes Rapid Test-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan. 

Terakhir, pihaknya juga menambahkan untuk calon pelanggan yang berusia di bawah 12 tahun masih tidak diperkenankan melakukan perjalanan menggunakan Kereta Api. 

Pasalnya, KAI secara konsisten menerapkan protokol kesehatan sesuai kebijakan pemerintah dengan ketat serta menerapkan persyaratan sudah tervaksin secara tertib. 

"KAI hanya mengizinkan pelanggan yang sesuai persyaratan untuk naik kereta api, dengan demikian diharapkan seluruh layanan Kereta Api dapat tetap diandalkan oleh masyarakat pada masa pandemi Covid-19," pungkasnya.

Topik
PT KAIaturan naik kereta apibayu ottoVaksinasi Covid 19
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru