Sambut Migrasi Pandemi ke Endemi, Kota Malang Kejar Capaian Herd Immunity

Sep 12, 2021 20:10
Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, Sabtu (11/9/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang)
Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Gedung Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang, Sabtu (11/9/2021). (Foto: Humas Pemkot Malang)

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus melakukan upaya percepatan vaksinasi demi mengejar tercapainya target minimal 70 persen kekebalan kelompok atau herd immunity.

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, hingga hampir pertengahan September 2021 ini capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Malang mencapai 65,95 persen. 

"Data vaksinasi per 11 September dosis pertama 431.788 dosis atau 65,95 persen dan dosis kedua 265.590 dosis atau 40,57 persen," ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima JatimTIMES.com, Minggu (12/9/2021). 

Sedangkan untuk vaksinasi booster dosis ketiga bagi para nakes mencapai 77,21 persen atau tersuntikkan 9.958 dosis vaksin. Lebih lanjut, untuk kegiatan vaksinasi selain dari pihak Pemkot Malang atau vaksin gotong royong sebanyak 16.745 dosis. "Totalnya 724.081 dosis," katanya. 

Menguatnya perlindungan diri melalui vaksinasi secara simultan akan membuka kemungkinan pelaksanaan berbagai aktivitas sosial ekonomi yang tentunya berujung pada percepatan pemulihan ekonomi daerah.  

"Di sisi lain, pencapaian target vaksin juga memiliki relevansi kuat dalam mendukung rencana Pemerintah Pusat melakukan transisi status penyebaran Covid-19 dari pandemi menuju endemi," terangnya. 

Orang nomor satu di Pemkot Malang ini menuturkan, perluasan cakupan vaksinasi dikombinasikan dengan penguatan strategi 3T (Testing, Tracing dan Treatment) dan disiplin protokol kesehatan seluruh elemen pada beberapa pekan terakhir telah berdampak signifikan pada meningkatnya angka kesembuhan.

"Dari 65 persen pada akhir Juli menjadi 91 persen jelang medio September ini. Sedangkan kasus dalam pengawasan menurun dari 27 persen menjadi 1,2 persen pada periode yang sama," jelasnya. 

Sebagai informasi, hingga 9 September 2021 sebanyak 704.260 dosis vaksin telah diberikan kepada masyarakat Kota Malang. Dengan rincian 421.154 dosis pertama atau 64,11 persen dari jumlah kelompok sasaran dan 256.942 dosis kedua atau 39,25 persen. Adapun juga terdapat sebanyak 9.812 orang atau 76,08 persen nakes di Kota Malang juga telah mendapat dosis ketiga sebagai booster.  

Lebih lanjut, mencermati dinamika capaian berdasarkan jumlah dosis tersebut diatas, Pemkot Malang kini berfokus meningkatkan persentase pemberian dosis kedua bagi masyarakat. 

"Antusiasme tinggi masyarakat untuk mengikuti vaksinasi direspon dengan memperbanyak jumlah faskes yang melayani pemberian dosis kedua hingga mencapai 25 lokasi," tuturnya. 

Sementara itu, dengan berbagai kemajuan penanganan Covid-19 diharapkan tidak menurunkan level kewaspadaan warga Kota Malang. Transisi pandemi menjadi endemi memerlukan kesadaran seluruh komponen masyarakat untuk mengubah laku dengan menempatkan protokol kesehatan sebagai kebutuhan dasar dalam setiap aktivitas.

Topik
Walikota Malangpandemi ke endemiberita peristiwa madiun
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru