Belanja Tidak Terduga Kota Batu Tahun 2022 Naik jadi Rp 14,5 Miliar

Sep 11, 2021 18:33
Alun-Alun Kota Batu tutup saat PPKM.
Alun-Alun Kota Batu tutup saat PPKM.

JATIMTIMES - Belanja Tidak Terduga (BTT) Kota Batu tahun 2022 telah disepakati oleh eksekutif dan legislatif. Anggaran yang disetujui sebesar Rp 14,5 miliar, naik jika dibanding tahun 2021.

Besaran anggaran BTT itu telah disepakati oleh Timgar dan Banggar dalam setelah dilakukan penyelarasan dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Batu tahun 2022.

Semula BTT dianggarkan sebesar Rp 10 miliar, namun karena pandemi Covid-19 masih belum berakhir sehingga dilakukan penambahan. Penambahan dilakukan dengan pergeseran anggaran pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Awalnya BTT untuk tahun 2022 diajukan sejumlah Rp 10 miliar. Tapi karena pandemi Covid-19 belum berakhir sehingga kami tambahkan dari pergeseran anggaran di OPD,” ungkap Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Nurochman.

“Untuk pergeseran anggaran OPD ini kurang lebih Rp 4 miliar. Jadi totalnya Rp 14 miliar,” tambahnya. Naiknya anggaran BTT dirasa perlu, selain pandemi Covid-19 masih belum berakhir juga diperlukan penanganan cukup kompleks.

Sementara itu Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menambahkan, jika meminta BTT disiapkan untuk penanganan tanggap darurat bencana. Yang meliputi penanggulangan bencana alam maupun non alam atau sosial.

“Sehingga ketika terjadi bencana bisa segera ditanggulangi menggunakan BTT, baik bencana alam maupun non alam,” katanya.

Topik
Belanja Tidak Terdugapengadaan oksigenPemkot Batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru